WHEN JESUS EDITS
Morning with Jesus.
8 Mei 2019.
#I'MALIVE
#WHEN JESUS EDITS.
Memperbesar Kapasitas.
I Samuel 17: 26-47.
Belajar dari DAUD.
Dalam I Samuel 17: 26-47 kita dapat menemukan kesimpulan
bagi orang yang ingin menambah kapasitasnya. Ada tiga hal yang harus
diperhatikan jika kita ingin menambah kapasitas kita!
Berani menerima tantangan yang melebihi kekuatan
kita (I Samuel 17:26)
Musuh besar dari keberanian adalah rasa takut. Daud tidak
akan pernah menjadi seorang prajurit jika ia tidak menggunakan peluang yang ada
di hadapannya, itu menentang Goliat. Daud menjadikannya peluang, sedangkan
Goliat adalah raksasa. Jika kita hidup di dalam Kristus dan Kristus di dalam
kita, maka di dalam diri kita sudah ada kapasitas untuk melakukan sesuatu yang
besar. Namun ada banyak hal yang kita anggap penghalang, sehingga potensi tersebut
tidak berkembang.
Sebelum Yesus teringat Lazarus dari kematian, Yesus
meminta batu kubur yang ditunjuk tersebut. "Angkat batu itu."
Pindahkan, singkirkan. Jadi, penghalang memang ada, namun kita bisa
dipindahkan, diangkat, dan diambilnya. Mungkin penghalang itu merupakan sudut
pandang yang keliru atau kebiasaan yang buruk pindahkan semua itu. Dengan
demikian kita dapat melihat tantangan hidup sebagai suatu peluang untuk di-stretch.
Kapasitas kita tidak akan pernah berkembang, bila
kita tidak bisa berjuang. Dengan otoritas Tuhan yang ada dalam diri kita, kita
dapat mengubah tantangan hidup menjadi suatu peluang.
Tidak mudah kecewa (I Samuel 17:28)
Di mata Eliab, Daud hanya seorang gembala kambing,
bukan serdadu. Namun, bagaimanapun Daud direndahkan oleh Eliab, ia tidak kecewa
dan tersinggung.
Jangan sampai kekecewaan menghentikan potensi kita. Tuhan
ingin kita melangkah menuju pintu lain, jadi kita tidak perlu khawatir dengan
pintu-pintu yang tertutup. Kita mencarinya mencari pintu lain dan mengetuknya,
sambil mencari tahu mungkin pintu yang Tuhan ingin kita lewati. Kekecewaan
memang bisa melukai batin kita (Ams. 27:17). Kita bisa hindarkan perkataan tidak
boleh tinggal di dalam hati kita.
Yeremia 17: 5
Jadi, kita dapat memutuskan hubungan dengan manusia,
kita harus siap untuk menerima rasa kecewa. Kabar baiknya, hanya Tuhan
satu-satunya yang tidak pernah mengecewakan! Jadi, habiskan pengharapan kita
hanya untuk-Nya!
Jangan mudah tersinggung (I Samuel 17: 38-39)
Daud menerima balasan Saul yang menyuruhnya memakai
baju perang, tapi baju ini rupanya malah melepaskan kebebasan Daud. Akhirnya
Daud melepaskan baju tersebut. Ia memakai cara yang pas dipindahkan. Untuk
mengembangkan kapasitas, kita tidak dapat terpaku pada suatu cara. Kita perlu
mencoba dengan cara yang pas bagi kita. Allah memiliki cara yang tidak
terbatas.
Bagaimana dengan kita?
Sudahkah kita siap mengembangkan kapasitas kita untuk
di stretch lebih lagi. Apakah kita siap menjadi pribadi yang lebih berani,
tidak mudah kecewa, tidak gampang tersinggung? Amin.
Tuhan Yesus memberkati.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WhenJesusEDITS
Note: jangan lupakan pembacaan Alkitab kita hari ini:
Hakim-Hakim 9
Ayub 38
Kisah Para Rasul 18
#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#impacting marketplace
#I'M ALIVE
No comments:
Post a Comment