WHEN JESUS EDITS
Morning with Jesus.
Minggu 5 Mei 2019.
#WHEN JESUS EDITS.
Your competency is not your enemy
(Kompetensimu bukan musuhmu)
Pernah tidak disuruh-suruh sama orang karena kehebatan
yang kita memang punya?
Ingat tidak ketika bisa nyetir pertama kali, mungkin
kita senang ya pergi kesini sana, disuruh ini disuruh itu. Tapi lama kelamaan,
ketika kita disuruh-suruh, maka kita jadi tidak suka.
Demikian juga dengan keunikan dan kehebatan kita. Di
awal-awal, kita mungkin bisa senang kehebatan kita di munculkan, tapi ketika di
push terus, disuruh terus, disitu kita bisa merasa kehebatan ku ini jadi
seperti kutukan.
Kehebatan kita bisa jadi sebuah kutukan.
Semakin kita memiliki kehebatan, ada kemungkinan
besar kita makin dapat kesempatan untuk dipromosikan dan diberi tanggung jawab.
Bahkan seringkali kehebatan kita bisa membawa kita kepada level yang tidak kita
harapkan. Jangan ijinkan kehebatan Anda untuk memojok kan progress Anda, jangan
ijinkan itu mendorong Anda keluar dari akar fondasi Anda sebelum Anda siap.
Selalu ijinkan diri Anda dibangun untuk bisa
memperbesar fondasi Anda untuk menerima kapasitas yang lebih besar. Salah
persepsi tentang Karunia, dapat merubah jadi kehebatan jadi kutukan.
Tapi sebaliknya;
Pengertian yang benar tentang kehebatan kita, akan
menolong kita jadi lebih hebat
Nah, apa yang Alkitab bicarakan soal hal ini?
Lukas 12:48
Kata-kata ini di jaman modern ini juga muncul ketika
STAN LEE menulis kan kata-kata Uncle Ben’s words of wisdom untuk Peter Parker
in Spider-man: “With great power comes great responsibility.”
Kalau Anda berapaikir itu kutuk, maka Anda akan
terkutuk. Tapi kalau Anda berapaikir itu adalah berkat, maka Anda akan melihat
berkat lebih besar.
Gampang sekali untuk berkata bahwa hanya orang kaya
yang “banyak diberi”, tapi kebenarannya adalah kita semua banyak diberi.
1 Korintus 4:7 (BIMK) “Siapakah yang menjadikan Saudara lebih dari orang
lain? Bukankah segala sesuatu Saudara terima dari Allah? Jadi, mengapa mau
menyombongkan diri, seolah-olah apa yang ada pada Saudara itu bukan sesuatu
yang diberi?”
Tuhan memberi kita sumber daya seperti keuangan dan
waktu, bakat seperti keterampilan kuliner atau kemampuan musik, dan karunia
rohani seperti dorongan atau pengajaran. Kita harus meminta hikmat dari Tuhan
tentang bagaimana menggunakan sumber daya itu dan berkomitmen untuk
mengembangkannya sesuai dengan kehendak-Nya sehingga Dia dapat dimuliakan.
Roma 12:6-8
Bagaimana memaksimalkan Kehebatan Anda?
1. Lukas 12:48 Kata dari ayat itu berkata kita ini banyak
diberi.
Abundant artinya kita diberi BERLIMPAH/
melebihi dari biasa,
Often: sering diberi.
Plenteous: diberi banyak.
Sering kita tidak bisa sadar kita banyak diberi.
Sadarnya banyak kurang nya terus. Tapi kalau kita sadar kita banyak diberi, kita
akan jadi orang yang bersyukur.
2. Karena kalau tidak diminta/dituntut, maka kita ini
tidak berguna. Kalau masih dituntut berarti kita ini berguna.
Banyak diminta = banyak diberi
Tidak di mintain = tidak di beri.
Bersyukurlah ketika tuntutan datang dalam hidup Anda.
Karena berarti Anda dianggap punya banyak kehebatan.
Task = trust.
No task = no trust.
Tugas itu artinya kepercayaan. Tidak di beri tugas,
berarti tidak dipercaya. Iblis ingin kita tidak makin berkembang, tidak di
peracaya, dengan cara membuat kita berapaikir kehebatan dan keunikan kita itu
seolah-olah kutuk. Tuhan sedang mengedit kehidupan kita untuk sesuat yang lebih
besar.
3. Makin mudah menyesuaikan diri ketika diajak kerja
sama, tetapi prinsip esensi harus ada.
Bukan berari kita mau menyenangkan semua orang, tapi berapaikir
gimana apa yang kita lakukan lebih berdampak. Aplikasi nya buat kita, kadang
kita harus tahu kita mungkin PELAKU. Tapi ketika kita makin besar, kita harus
menyesuaikan diri sesuai dengan tuntutan atau permintaan agar kita dapat
melakukan hal-hal lebih besar.
Banyak orang tidak mau di stretch untuk
melakukan yang lebih besar. Karena stretching itu seringkali tidak
menyenangkan. Karunia kita perlu di stretch, di kembangkan. Ditambah
area ini area itu, sehingga kita bisa lakukan perkara lebih besar.
Karena... ingat awal talenta saja tidak cukup. Perlu
kerja keras membangun hal-hal di sekitar talenta kita.
4. Anda perlu tahu apa sumber kehebatan Anda, dan itu
perlu dikuatin dengan tujuan agar bisa dipercaya lebih.
Tantangan dan tugas, itu merupakan batu loncatan jadi
lebih besar, bukan pencekik kehebatan.
Nah, untuk bisa menerima tantangan lebih, kita perlu
disiplin diri kita untuk terus menguatkan sunber dan cara kita bisa dipakai.
Conclusion:
Jangan punya pandangan yang salah terhadap tantangan dan
tugas yang diberikan kepada kita.
Salah persepsi tentang Karunia, dapat merubah jadi
kehebatan jadi kutukan.
Tapi sebaliknya
Pengertian yang benar tentang kehebatan kita, akan
menolong kita jadi lebih hebat
Diskusi:
1. Hal apa yang jadi kekuatan Anda, yang Tuhan
titipkan kepada Anda?
2. Hal-hal apa yang sering menuntut Anda atau
bagaimana Anda sering di tuntut karena kehebatan Anda?
3. Bagaimana Anda memikirkan untuk memperluas
kehebatan dan keunikan Anda sehingga Anda bisa dipakai untuk lebih jadi berkat?
Tuhan Yesus memberkati.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WhenJesusEDITS
Note: jangan lupakan pembacaan Alkitab kita hari ini:
Hakim-Hakim 4-5
Ayub 35
Kisah Para Rasul 16:16-34
#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#impacting marketplace
#I’M ALIVE
#happysunday
#happyservinggod
Noted: bahan warta komsel 5 Mei2019.
No comments:
Post a Comment