THE GOD I NEVER KNEW
Morning with Jesus
Sabtu 4 Mei 2019.
#I'M ALIVE
#THEGODINEVERKNEWPART8.
MENGALAMI TUHAN.
Tuhan Yesus juga memberi kita teladan yang baik
mengenai relasi pribadi-Nya dengan Bapa. Injil Markus 1:35 mencatat demikian, “Pagi-pagi
benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat
yang sunyi dan berdoa di sana.”
Yesus memilih waktu pagi hari sebab ketika hari telah
terang, Dia harus melayani banyak orang. Teladan doa Yesus juga ditunjukkan-Nya
ketika Dia berada di Taman Getsemani. Yesus berdoa mengungkapkan ketakutan
hati-Nya namun menyerahkan segala-Nya kepada Bapa agar kehendak Bapalah yang
terjadi (Lukas 22:41-44).
Dari teladan ini kita harus sadar bahwa tekun
menjalin relasi dengan Tuhan membuat kita semakin mengenal-Nya, peka mendengar
suara-Nya, dan kita pun dapat mengetahui apa yang jadi kehendak-Nya buat kita.
Kita dapat mengatur waktu yang tepat buat kita menjalankan
disiplin rohani di masa kini mungkin kita pikir adalah hal yang sulit.
Kesibukan kita mungkin menggoda kita untuk mengabaikan relasi dengan Tuhan.
Untuk mengatasinya, kita belajar untuk menyediakan waktu khusus untuk datang
kepada Tuhan. Buat saya sendiri, waktu yang paling tepat adalah pagi hari.
Ketika bangun lebih awal dan bersaat teduh di tempat
yang tenang. Namun, jika semisal kita terlambat bangun, itu tidak berarti kita tidak
akan bersaat teduh sepanjang hari. Kita mencari waktu lain yang sekiranya tepat
untukku dapat benar-benar menikmati dan mengalami momen perjumpaan dengan Tuhan.
Yang terpenting sesungguhnya bukanlah soal kapan
waktunya, melainkan bagaimana sikap hati kita. Kerinduan kita untuk mengalami Tuhan.
Jika kita sungguh ingin mengenal Tuhan, tentu kita akan menyediakan waktu
terbaik kita, bukan memberikan waktu sisa kita untuk-Nya.
Kita dapat menggunakan penuntun saat teduh untuk
menolong kita memahami Firman Tuhan dengan lebih jelas, saya menggunakan buku
renungan yang menuntun saya bersaat teduh. Tapi, perlu diingat, bahwa buku
renungan ini hanyalah penuntun, bukan materi utama yang harus dibaca. Yang
terutama tetap adalah Alkitab, yang adalah Firman Tuhan.
Ketika kita memiliki motivasi yang kuat untuk
merenungkan Firman-Nya dan kasih setia-Nya bagi kita, hasrat kita untuk terus
berjumpa dengan Tuhan secara pribadi akan terus bertumbuh. Tugas kita adalah
memberi diri untuk dipimpin oleh Roh Kudus dalam proses perjuangan kita
berdisiplin rohani.
“Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat
kepadamu” (Yakobus 4:8a). Kiranya kita senantiasa diingatkan untuk selalu
konsisten memprioritaskan relasi kita dengan Tuhan dan bersungguh-sungguh
menerapkan disiplin rohani di sepanjang hidup kita.
Di dunia ini, tidak ada yang melebihi sukacita hidup,
selain memiliki dan menikmati hubungan yang akrab/Mengalami perjumpaan secara
pribadi dengan Sang Pencipta (salah satunya melalui saat teduh) dan meyakini
bahwa surga-rumah abadi-adalah tujuan akhir dari perjalanan hidup kita di dunia
yang fana ini. Roh Kudus menolong kita, terpujilah nama-Nya. Amin.
Tuhan Yesus memberkati.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#TheGodINeverKnewSeries
Note: jangan lupakan
pembacaan Alkitab kita hari ini:
Hakim-Hakim 2-3
Ayub 34
Kisah Para Rasul 16:1-21
#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#impacting marketplace
#I’M ALIVE
No comments:
Post a Comment