WHEN JESUS EDITS
Morning with Jesus
Jumat 10 Mei 2019.
#IM ALIVE.
#WHENJESUSEDITS.
Kita semua banyak DIBERI(ANUGERAH)
1 Korintus 4:7 (TB) Sebab siapakah yang menganggap
engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima?
Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri,
seolah-olah engkau tidak menerimanya?
Pertanyaan pertama (ay. 7a) dapat dipahami secara
negatif atau positif. Secara negatif berarti “siapakah yang menganggap engkau
penting/berbeda?” Secara positif berarti “siapakah yang membuat engkau menjadi
berbeda [dari yang lain]?
Jika pertanyaan ini dipahami secara negatif, maka Paulus
sedang menegur jemaat Korintus yang terlalu tinggi menilai diri mereka padahal
mereka tidak ada apa-apanya. Jika secara positif, maka Paulus sedang
mengingatkan jemaat tentang tangan Tuhan yang telah membuat mereka berbeda dari
orang-orang lain. Di antara dua pilihan ini, yang terakhir tampaknya lebih
tepat, karena ayat 7b-c berbicara tentang ANUGERAH TUHAN.
Ayat 7a merupakan usaha Paulus untuk mengingatkan
jemaat bahwa keselamatan dan pertumbuhan rohani mereka berhutang pada TUHAN: TUHAN
yang menyelamatkan (1:18), memilih (1:27-28), menyatakan rahasia (2:10-12)
maupun memberikan berbagai karunia rohani (1:4-5; 12:6). Jika memang kekayaan
rohani mereka berasal dari TUHAN, mereka tidak harusnya menyombongkan diri.
Pertanyaan kedua (ay. 7b) menantang jemaat untuk
melihat seluruh hidup mereka dalam kacamata anugerah. Apakah ada yang mereka
miliki yang tidak mereka terima [dari Tuhan]? Paulus ingin mengajarkan bahwa
apapun yang kita miliki adalah PEMBERIAN/ANUGERAH dari Tuhan, karena pada dasarnya segala sesuatu
adalah milik Tuhan (2:23). Tuhan adalah sumber, dan tujuan dari segala sesuatu
(Rm. 11:36). Kita bisa hidup , selamat memiliki karunia rohani tertentu
melayani maupun melihat buah pelayanan adalah karena Tuhan yang memberikan
semua itu bagi kita. Hal ini dinyatakan dengan jelas oleh Paulus, “karena
kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang” (1Kor. 15:10).
Pertanyaan ketiga (ay. 7c) . Jika segala sesuatu
adalah pemberian dari Tuhan, maka segala bentuk kesombongan merupakan
penyangkalan terhadap ANUGERAH TUHAN. Sama seperti orang tua yang memberikan
barang-barang kepada anak-anak mereka dengan tujuan supaya mereka memperoleh
sukacita dan bukan dijadikan alasan untuk saling membandingkan diri, demikian
pula Tuhan memberi anugerah bukan untuk dibanding-bandingkan.
Dari penjelasan di ayat 7 kita dapat belajar bahwa anugerah
membawa pada UCAPAN SYUKUR, anugerah memampukan kita melihat kesamaan antara
kita dan orang lain, yaitu sama-sama orang yang tidak layak tetapi tetap
dipercaya oleh Tuhan. Di sisi lain, anugerah membantu kita melihat diri kita
sebagaimana adanya, anugerah membantu kita menerima apapun keadan kita,
seberapa jauh kita memahami hidup kita sebagai sebuah anugerah, sejauh itu pula
akan mempengaruhi cara kita hidup.
Amin.
Tuhan Yesus memberkati.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WhenJesusEDITS
Note: jangan lupakan pembacaan Alkitab kita hari ini:
Hakim-Hakim 11:34- 40& pasal 12.
Ayub 40.
Kisah Para Rasul 19:1-20.
#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#impacting marketplace
#I'M ALIVE
No comments:
Post a Comment