Sunday, 24 February 2019

24 Februari 2019

Morning with Jesus.
Minggu, 24 Februari 2019
#I'M ALIVE
#Rich Family Poor Family .Part 4.

LINE OF LIGHT
Bagi yang single, ini senjata untuk masa depan pernikahan kalian. Yang menikah, kita berdoa ini akan memperkuat relationship untuk jadi dampak bagi generasi ke generasi. Saya ingin mulai dengan Pertanyaan ini: (baik yang single/ menikah)
-yang mau jatuh dalam perjinahan?
-yang rencana mau kecanduan pornografi?
-yang rencana akan terlibat emotional affair?

Ini realita nya,
-Nggak ada yang rencana mau lukai sesame nya dengan dosa
-Nggak ada yang rencana mau lukai pernikahannya dengan dosa.
1 hal yang kita semua perlu sadar, (yang lama/ yang baru):
Sukar membangun hidup yang benar di atas fondasi dosa. Karena cara kita hidup, berdampak ke semua aspek kehidupan, termasuk pernikahan.

A. PURITY, SIN and SHAME
Konsep awal PURITY (kesucian) yang Alkitab catat di awal penciptaan…
Kej 2: 25 Adam dan Hawa, telanjang, dan tidak merasa malu – it was PURE (murni)
Apa itu Shame? -> artinya: shame, completely worthless.
-di awal, sebelum DOSA, manusia nggak ada merasa dirty, salah, malu. Mereka ada dalam PURITY (kemurnian). Tapi saat dosa masuk, yang terjadi:
à feel unworthy, unlovable, dirty, embarrassed, we need to hide, ini moment SHAME enter the world. Ketika dosa masuk melalui Ular. Ular membujuk hawa untuk makan buah dari pohon pengetahuan baik dan jahat. Dan Hawa berikan kepada suami nya (Adam).
Kitab Kejadian menceritakan– mata mereka mulai terbuka.Sadar telanjang. Mereka buat pakaian dari daun. Mereka tutupin diri mereka, dan SEMBUNYI dari TUHAN. Good news-nya: TUHAN panggil-panggil (manusia yang udah jatuh dalam dosa, dan di selimuti with SHAME). Tuhan sengaja tanya: dimana kamu? Manusia jawab: Aku denger kamu di taman, tapi aku takut. Jadi manusia, sembunyi. Apa yang terjadi? Ketika kita sengaja untuk mendapatkan sesuatu yang tidak seharusnya? Kita SEMBUNYI-SEMBUNYI, karena takut malu karena dosa. Shame menjadi senjata iblis untuk hubungkan tindakan kita dengan identitas kita.

B. HIDING PLACE
Sin dan Shame akan membuat kita mencari HIDING PLACE (tempat bersembunyi). Kita sembunyi. Karena kita merasa SHAME. Kita lakukan kesalahan (sengaja atau tidak sengaja) – end up.
SHAME (MALU). Shame menjadi senjata iblis untuk hubungkan tindakan kita dengan identitas kita. Sehingga, akhirnya banyak pasangan:
-Dari pada hidup dalam intimacy kebenaran, kita hidup sembunyi dalam pernikahan kita.
-Sukar membangun hidup yang BENAR di atas fondasi dosa.
Secara khusus dalam pernikahan (yang single perlu tau ini buat ke depan). Rahasia adalah musuh dari INTIMACY. “Hubungan sehat memerlukan Keterbukaan terhadap pasangan, dan bukan menyembunyikan dari pasangan”. Rahasia adalah musuh dari INTIMACY.

C. LINE OF THE LIGHT
Ketika ini pergumulan kita, pergumulan saya, pergumulan Anda. Paulus, orang yang dulunya juga hidup dalam kegelapan dosa, dia menulis kepada orang-orang di Efesus, yang juga menjadi nasehat buat kita hari ini.
Ef 5: 8
-pelajarannya:
Shame grows dalam kegelapan. Tidak ada Healing dalam kegelapan. Healing happens in the Light. Hiding lebih nyaman dalam kegelapan. Tapi Paulus suggest kita, Hidup lah sebagai anak-anak Terang yang alami terangnya TUHAN.

STANDARD TUHAN
Bahkan Paulus bilang, standard Tuhan itu tinggi banget kalo bicara tentang purity dalam hidup kita.
Ef 5: 3
ARGUMENT anda: TAPI, aku nggak married: gimana aku bisa berjinah? Yesus kasih SIN LINE tentang JINAH begitu serius.
Matius 5: 27
Tapi sering, kalau kita terbiasa lewatin BATAS LINE nya, kita adjusted to the DARKNESS. Dan kita pikir yang salah jadi benar.
Mat 5: 29
Jangan kompromi, jangan deket, jangan main2, JAUH2!
Amsal 5: 8
Kenapa sih Tuhan repot-repot kasih aturan tentang seksual behavior?
-Karna seks bukan hanya pleasure, tapi seks itu powerful. Dan segala sesuatu yang powerful perlu instruksi, karna tanpa instruksi mendatangkan destruksi.
Perhatikan: kita hargai temuan research, dll. Mereka bisa buat kondom yang baik, tapi mereka belum temukan kondom untuk menjaga JIWA kita. Seksual di luar kemurnian, itu lebih dalam dari kulit. Itu dapat berdampak ke jiwa kita.  Inget – LINE OF THE LIGHT nya. Batasannya yang TUHAN sudah setting buat kita. Itu untuk jagain kita dari kehancuran.

ARGUMENT lain:
(org2 yang suka kompromi nanyak) di PL kok boleh Poligami? Di PB kok ga boleh?
-Kenapa Tuhan ijinkan poligami di PL?
Alkitab nggak bilang secara detail kenapa Tuhan ijinkan poligami, atau apakah Tuhan yang ijinkan poligami. Tidak ada tertulis disana. Tidak di larang bukan berarti di ijinkan. TAPI kok sampai Tuhan keluarin aturan Kel 21: 10 ; Ul 21: 15 – 17 mengenai poligami. Ada 1 faktor yang bisa kita lihat. Yaitu faktor dominasi social di jaman itu (konteks sejarah).
-GIMANA TUHAN lihat poligami hari ini?
Walaupun poligami terjadi di PL. Alkitab sejak awal jelaskan bahwa monogamy adalah ide awal Tuhan. Buktinya dimana? Kej 2: 24 sebab itu seorang laki laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isteri nya, sehinga kedua menjadi satu daging. Ide awal Tuhan, di ulangi sama YESUS
Markus 10: 6 – 8
Ulangan 17:17-18
Argument:
Ef 5: 22 – 23
Tapi, Kol 3: 18 – 19 kok nulis suami (singular) dan istri2 (plural). Apa Paulus nggak konsisten dengan konsep 1 suami dan 1 istri? Paulus sedang bicara kepada suami2 dan istri2 yang ada di tengah2 orang Percaya di Kolose hari itu.Dia sedang berbicara kepada banyak org, bukan berarti dia sedang merujuk 1 suami dengan banyak istri.
Kalau poligami di ijinkan, maka gambaran Kristus sebagai mempelai Pria dan
GEREJA sebagai mempelai wanita itu rusak.
-KENAPA dari Perjanjian Lama ke Perjanjian Baru ada perubahan?
Bukan karena Tuhan plin plan, kemudian dia merubah2 peraturan seperti merubah UUD. Tapi ini sifatnya lebih, TUHAN mengembalikan konsep PURITY ke ide awal TUHAN. So, “Hubungan sehat memerlukan Keterbukaan terhadap pasangan, dan bukan menyembunyikan dari pasangan”.

APA YANG BISA KITA LAKUKAN? APA APLIKASI
1. KETERBUKAAN
Rahasia adalah musuh dari INTIMACY. Aplikasi hidup sehari2, sehat kalau: Dalam hubungan tidak ada rahasia. “Hubungan sehat memerlukan Keterbukaan terhadap pasangan, dan bukan menyembunyikan dari pasangan”.
2. FAHAMI FIRMAN NYA
Mazmur 119: 9
Sukar membangun hidup yang BENAR di atas fondasi dosa. “Hubungan sehat memerlukan Keterbukaan terhadap pasangan, dan bukan menyembunyikan dari pasangan”.
3. ETIKA HIDUP YANG SEHAT

CONCLUSION:
“Hubungan sehat memerlukan Keterbukaan terhadap pasangan, dan bukan menyembunyikan dari pasangan”.
3 aplikasi simple:
KETERBUKAAN
FAHAMI FIRMAN NYA
ETIKA HIDUP YANG SEHAT.
Tuhan Yesus memberkati.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#RichFamPoorFam

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Keluaran 30-33
Amsal 15
Matius 5:21-48

#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#I'm A Live
#happysunday
#happyservinggod

Noted: Bahan warta komsel 24 Februari 2019.
#church4sinners

No comments:

Post a Comment