Morning with Jesus
Sabtu, 2 Februari 2019.
#I'M
Alive
#Marketapilacepart3
#Marketapilacepart3
Kolose 3:23
Merenungkan Kolose 3:23 ini betul-betul menjadi suatu momentum yang baik untuk
kembali merenungkan keberadaan kita saat ini di hadapan Tuhan. Terutama dengan
perihal bagaimana cara kita menjalankan semua aktivitas kita selama ini. Ketika
rasul Paulus mengatakan bahwa “segala sesuatu” harus kita kerjakan dengan
sungguh-sungguh. Itu berarti bahwa seharusnya tidak satu pun aktivitas/pekerjaan
yang boleh kita anggap remeh. Entah itu pekerjaan besar, entah itu pekerjaan
kecil. Pertanyaannya bagi kita adalah: Lalu mengapa? Mengapa kita harus melakukan
semuanya seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia?
Untuk menjawab hal ini maka terlebih dahulu kita kembali
merenungkan arti dari ungkapan “mempersembahkan hidup sebagai suatu
persembahan” seperti yang dituliskan Paulus dalam Rom 12:1-2. Ungkapan itu
mengandung makna bahwa sesungguhnya setiap hal yang dilakukan oleh seseorang
yang sudah ditebus oleh Tuhan adalah suatu yang sangat berharga! Dan semuanya
akan menjadi suatu persembahan kepada Tuhan. Artinya bahwa ketika kita
melakukan sesuatu yang baik maka itu akan diperhitungkan sebagai suatu
persembahan yang baik. Sebaliknya jika kita melakukan sesuatu yang seadanya
maka itu pun akan menjadi persembahan yang seadanya kepada Tuhan. Masalahnya,
Tuhan tidak pernah meminta kita mempersembahkan sesuatu seadanya saja. Tetapi
dengan segenap hati, segenap kekuatan, dan segenap jiwa. Demikian juga dengan kehidupan kita saat ini. Setiap perbuatan yang baik yang kita lakukan
sangat signifikan dan akan diperhitungkan sebagai suatu korban persembahan
di hadapan Allah! Tubuh kita ini telah menjadi Bait Allah sekaligus sebagai
mezbah persembahan bagi-Nya.
Memang bukan hal yang mudah untuk menjadikan hidup ini
sebagai suatu persembahan. Namun paling tidak prinsip ini memberikan motivasi
yang lebih besar bagi kita untuk bisa lebih sungguh-sungguh, produktif,
inovatif, dan lebih menikmati lagi pekerjaan kita masing-masing. Karena selalu
ada kesadaran di dalam hati, bahwa apa pun yang kita lakukan akan diperhitungkan
oleh Tuhan sebagai suatu persembahan. Jika kita bekerja untuk manusia, maka
kita hanya akan menerima upah dari manusia. Tetapi ketika kita bekerja
seolah-olah untuk Tuhan maka upah kita bukan hanya berasal dari manusia. Namun
juga (lebih berharga lagi) dari Tuhan. Kiranya Tuhan memampukan kita untuk
menjadi berkat di mana pun Tuhan menempatkan kita. Amin.
Tuhan Yesus memberkati.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#marketapilaceseries
#BuildingABetterYou
#marketapilaceseries
Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Kejadian 42
Mazmur 33
Lukas 2326-56
Mazmur 33
Lukas 2326-56
#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#I'm A live
#happyWeekend
#happywithUrFam
#LovePeople
#love thebible
#I'm A live
#happyWeekend
#happywithUrFam
No comments:
Post a Comment