Wednesday, 20 February 2019

20 Februari 2019


RICH FAMILY POOR FAMILY

Morning with Jesus .
Rabu 20 Februari 2019.
#I'M ALIVE
#RICHFAMPOORFAMPART3

Efesus 5 :22-33.

#KESATUAN
Berdasarkan kitab Efesus lewat tulisan Rasul Paulus maka ia (Paulus) memberikan kekuatan kepd  Keluarga, (Suami-Istri). Dasar kekuatan itu ialah bagaimana suami-istri itu menyadari maka mereka dipersatukan lewat Pernikah-an Kudus, yang masih kita ingat : Aku menerima engkau menjadi suami dan istriku, aku mengasihi engkau dalam suka maupun duka.
 Tentunya dibalik itu adanya pengorbanan (istri tunduk kepada suami dan suami harus mengasihi istri ). Mengapa harus tunduk karena suami adalah Kepala, sama seperti Kristus, Kepala bagi Jemaat-Nya. Dan kenapa harus suami mengasihi? Karena sama seperti Kristus mangasihi Jemaat, bahkan rela mengorbankan diri-Nya bagi jemaat-Nya. Begitulah didalam rumah tangga sebagai suami – istri adanya pengorbanan sebab kita meneladani Kristus; jadi didalam rumah tangga itu bukanlah menuntut menyenangkan hati namun merelakan hidup ini untuk menyenangkan hati pasangannya (suami menyenangkan hati istri dan istri menyenangkan suami ).

Sebagai Istri adalah penolong bagi suami ( kej 2 : 18 b ) tentunya lewat tunduk dan setia juga menunjukkan sikap menolong dan menguatkan / Ezer (Ibrani) = Pe-nolong dalam arti melengkapi, menyempurnakan, kehadiran istri itu adalah menyempurnakan dan menyukacitakan hati suami dan seisi rumah tangganya ( Amsal 19 : 14 b ; 31 : 10 ).

Sebagai suami yang juga selalu kita sebut sebagai Imam dalam rumah tangga, hal mengasihi artinya mengarahkan seisi rumah tangganya (istri dan anak – anak) agar setia kepada Tuhan Yesus dan menjalankan kewajiban-kewajiban rohani. Kita harus sadar kata tunduk,  istri dan mengasihi suami, itu sama – sama berat untuk melakukannya, namun sepanjang kita tidak mengedepankan ego kita pasti kita mampu. Sebab dalam rumah tangga itu saling melayani, mendahulukan pa-sangan kita dan bukan menuntut namun melakukan apa yang kehendaki yang akan diperbuat pasangan kita terhadap kita. (jangan banyak menuntut tetapi harus banyak memberi). Hubungan suami – istri itu adalah gambaran hubungan Tuhan Allah dengan jemaat-Nya, hubungan yang tidak dapat dipisahkan oleh apa dan siapapun sebab apa yang telah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia (Mat 19 : 6 ). Kasih dan hormat menjadi satu kesatuan diantara suami – istri dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Sebab saat ini di dunia serba cepat dan canggih banyak hal – hal yang mau menjerumuskan kehidupan rumah tangga  orang percaya . Tidak jarang suami selingkuh, istri juga selingkuh dan tidak jarang kini muncul percekcokkan dalam rumah tangga, sehingga membawa kehancuran bahkan perceraian. Maka dari itu kita sebagai suami – istri ciptakanlah suasana damai didalam rumah tangga, hiduplah saling mengasihi dan rela berkorban demi kerukunan keluarga.

Your marriage will be as good as both of u wanted to be.

Pernikahan tidak diukur dari apa yang kamu inginkan,  
tapi dari komitmen.
CONCLUSION:
Tuhan mau kita punya perbedaan, dan disinilah seni nya keluarga, PENUNDUKAN dan KEPEMIMPINAN. Kalau kita bisa menemukan kedua nya berfungsi dalam keluarga, kita akan melihat hal yang indah. Kita belajar ini dari Tuhan.

Tuhan Yesusmemberkati.
 
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#RichFamPoorFam

Note:  jangan lupakan  pembacaan Alkitab kita hari ini:
Keluaran 22-23
Amsal 10
Matius 2


#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#I’m A live

No comments:

Post a Comment