Monday, 29 October 2018

29 Oktober 2018

BILLIONAIRE SERIES






#MorningWithJesus
Senin 29 Okt 2018
#BILLIONAIREpart 4
#TaburTuai 


Intro:
Kita semua sudah mendengar prinsip-prinsip dalam seri Billionaire 2018. Beberapa dari kita akan mempraktekkannya dan melihat hasil. Beberapa lagi dari kita, akan memutuskan untuk tidak melakukan apa-apa. Mengapa kita tidak mau melakukan apa-apa atau merubah apa-apa? Karena seringkali, orang tidak menyadari pentingnya/vital-nya prinsip TABUR-TUAI. 

Perlu dipahami bahwa Tabur-Tuai ini bukan hanya sebatas prinsip supaya Anda makin memberi di gereja. Tapi prinsip TABUR-TUAI ini diberikan oleh Tuhan kepada manusia, untuk memperlengkapi kita dan mengajar kita. Bukan hanya sekedar dalam area memberi saja, tapi basically dalam semua aspek dan area dalam kehidupan kita.

Semua yang ditabur, akan dituai. Bukan hanya jumlah uangnya… Tapi lebih lagi: kebiasaan, gaya hidup, cara berpikir, cara berbicara, tindakan, cara bekerja, hal-hal yang kelihatannya “kecil” (ingat, benih juga kecil).

I. PRINSIP TABUR-TUAI 
Dari mana asalnya prinsip tabur-tuai ini? Kejadian 1:11-12. Dari sejak awal, Tuhan men-design segala sesuatu di dunia ini bahwa apapun yang ditabur, akan mengeluarkan hasil yang melebihi apa yang ditabur. Dan dari situlah Tuhan selalu mengajarkan, kepada SEMUA ORANG (Kristen atau bukan Kristen), bahwa apapun yang ditabur, akan dituai. Sampai prinsip ini jadi prinsip yang sangat umum, bukan hanya untuk orang Kristen saja, tapi untuk semua orang yang hidup di dunia.

Sebuah prinsip keuangan berkata: 
“It’s not how much money you earn. It is what you do with it that matters.” 
(Bukan tentang seberapa banyak uang yang kita hasilkan. Tapi tentang apa yang kita lakukan dengan apa yang kita hasilkan, itu yang penting.) 

Nah, menabur, sekali lagi, bukan hanya menabur uang atau memberi. *Tapi menabur banyak hal, termasuk kebiasaan-kebiasaan yang kita lakukan.* 

II. Yang perlu kita pahami dari TABUR-TUAI 
(1) Benih harus DITANAM

(2) Apa yang ...DITABUR  itu juga yang ..DITUAI
Dan ini termasuk: 
*Kualitas dari yang ditabur, adalah kualitas yang akan dituai.*
*Takaran dari yang ditabur, adalah takaran dari yang akan dituai.* 
Menabur benih yang rusak, atau biji yang pecah-pecah, jarang bisa menghasilkan kita tanaman yang kuat dan bertumbuh subur. 
*Sehingga, apa yang kita lakukan hari ini, adalah taburan untuk hari depan. Mulailah sejak sekarang, untuk menabur yang baik untuk hari depan kita. Baik dalam jumlah uang; kebiasaan; gaya hidup; cara berpikir; cara berbicara; cara bekerja; tindakan; hal2 yang kelihatannya “kecil” (ingat, benih juga kecil).*--2 Korintus 9:6 

(3) *Benih* harus ditanamkan pada TANAH
Dalam hal “God” (memberi kepada Tuhan). Maleakhi 3:10, Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumahKu… Notice kata “rumah”. Artinya rumah rohani kita.

Dalam hal investasi dan tabungan. Lakukan research (penelitian) secara menyeluruh kepada “lahan”/tempat/bank/perusahaan tempat Anda mau berinvestasi. 

Dalam hal kebutuhan sehari-hari. Cukupilah kebutuhan Anda, kebutuhan keluarga Anda terlebih dahulu. Karena, ada satu hal yang bisa mem-porak-poranda-kan sistem keuangan dan kebiasaan Anda, bahkan kehidupan keuangan Anda. Hal yang simple. Namanya: KEINGINAN. Saat tidak kita kontrol, fokus kita kacau, akibatnya management keuangan kita kacau, dan segalanya bisa jadi kacau. 

(4) Masa *MENUAI selalu membutuhkan *WAKTU*
Segala sesuatu yang sehat dan bertumbuh, akan butuh waktu. 

(5) Yang kita tuai selalu *LEBIH BANYAK* dari yang kita tabur
Biji yang ditanam kecil sekali. Tapi hasilnya, bisa buah yang ukurannya jauh lebih besar, dan bukan hanya satu, tapi beberapa. Dan luar biasanya, di dalam buah ini, ada biji2 lagi, supaya me-multiplikasi pertumbuhan. Benih boleh kecil, tapi yang kita tuai selalu LEBIH BANYAK dari yang kita tabur. 

(6) *BIJI*= potential for MORE growth 
Kejadian 1:11-12. Saat Tuhan menciptakan dunia ini, Dia ciptakan sebagian dari tunas; dan juga Dia ciptakan tumbuh-tumbuhan, Dia design tumbuhan-tumbuhan itu untuk punya BIJI. Supaya apa? Bisa terjadi pertumbuhan lagi dan lagi dan lagi dan lagi. Sehingga, setiap benih yang anda miliki, adalah POTENSI untuk MORE growth! Setiap dari kita, diciptakan Tuhan dengan POTENSI for MORE growth

Lakukan yang terbaik dengan benih yang kita miliki. Setelah itu, saat kita mendapatkan buahnya, that’s great! Nikmati. Tapi jangan lupa untuk menaburkan kembali benihnya… Supaya kita semua terus melihat multiplikasi demi multiplikasi, khususnya dalam keuangan, dalam pekerjaan dan karir kita. 

2 Korintus 9:8, 10-11 

III. Yang harus kita lakukan? 
Mintalah hikmat dan kebijaksanaan dari Tuhan. Setiap hal terkecil yang kita lakukan atau tidak lakukan adalah benih yang kita tabur. Mintalah hikmat untuk supaya Tuhan menuntun kita menaburkan benih yang terbaik. Baik dalam jumlah uang; kebiasaan; gaya hidup; cara berpikir; cara berbicara; cara bekerja; tindakan; hal-hal yang kelihatannya “kecil”. 


#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#BILLIONAIRESERIES

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini: 
Ayub 20
Mikha 3-4

#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored

(Diambil dari Warta Komsel 28 Oktober 2018)

No comments:

Post a Comment