BILLIONAIRE SERIES
Hari: Kamis,
19 Oktober
2018
#Billionare
#KerjaKerasBukanSegalanya
Membangun
keluarga, komunitas, dan iman adalah sesuatu yang lebih penting daripada
jabatan yang kita dapatkan.
Menghasilkan dampak bagi kehidupan orang-orang di sekitarnya, mengenal
tetangga, melayani Tuhan, menjangkau mereka yang terhilang, adalah pencapaian
yang jauh lebih tinggi daripada gaji yang didapatkan di akhir bulan. Cerita seperti ini begitu berdampak bagi diriku. Cerita itu juga memotivasiku untuk
merefleksikan kehidupanku sendiri. Membaca kitab Amsal dan Pengkhotbah, kita
belajar bahwa untuk segala sesuatu ada masanya (Pengkhotbah 3); pekerjaan tidak
boleh mengambil seluruh hidup kita. Dan jikalau bukan Tuhan yang memberkati
pekerjaan kita, pekerjaan kita
akan menjadi sia-sia dan hanya menimbulkan frustrasi, tidak peduli seberapa
keras pun kita bekerja (Mazmur 127). Dari pengalaman pribadiku, aku juga
menyadari bahwa sama seperti Tuhan yang memberikanku pekerjaan itu, Dia juga
mampu untuk mengambilnya atau memberikanku pekerjaan lain.
Aku tidak
berkata bahwa kita tidak perlu bekerja keras-Alkitab memanggil kita untuk
bekerja dengan rajin (Amsal 6:6-11). Namun
tujuan kita haruslah untuk mengagungkan Tuhan di atas segala hal lainnya.
Dalam segala hal yang kita kerjakan, kita berdoa agar Dia memberikan kita
ANUGERAH untuk “mencari dahulu
Kerajaan Allah dan kebenarannya”, dan percaya bahwa segala hal yang aku
butuhkan akan diberikan juga kepadaku (Matius 6:33).
Keamanan kita
terletak bukan di mana kita berada dan apa yang kita lakukan, tapi dengan
siapa kita bersama. Hidup bukanlah tentang mengetahui segala hal; hidup adalah tentang MEMPERCAYAI DIA
yang berkuasa atas hidup kita. Ketika kita sungguh-sungguh belajar mempercayai
Tuhan dan percaya akan cara-Nya bekerja di dalam hidup kita, kita takkan
disibukkan lagi akan hal-hal kecil yang ada di sini saat ini, dan kita akan
belajar untuk melihat gambaran yang lebih besar dan menyadari bahwa hidup kita
bukanlah ada di tangan kita-tapi di tangan Tuhan. Kita perlu menghidupi
hidup kita sesuai dengan cara yang dikehendaki Tuhan.
Sekarang, aku
memilih untuk meminta Tuhan untuk memakai diriku bagi kemuliaan-Nya, untuk
menjadikanku tangan dan kaki-Nya (1 Korintus 12:12-31) dalam cara apa pun yang
menyenangkan-Nya. Aku mencoba untuk melihat gambaran besarnya dan tidak fokus
kepada apa yang keinginan dagingku dan dunia katakan sebagai sesuatu hal yang
penting. Hal
itu membuatku berkomitmen untuk menetapkan waktu Sebisa mungkin, aku
mencoba untuk tidak
bekerja melebihi 8 jam sehari. Ada saat-saat di mana aku perlu
lembur, tapi aku pastikan itu tidak menjadi sebuah kebiasaan.
Melakukan
perubahan ini membutuhkan waktu tapi aku bertekad untuk tidak menjadikan
pekerjaanku menjadi berhala. Aku diciptakan bagi Tuhan. Dia bagaikan tukang
periuk dan aku adalah tanah liatnya (Roma 9:21). Amin...
HIDUP kita
merupakan PEMBERIAN / ANUGERAH Allah bagi kita. Apa yang kita LAKUKAN dalam
hidup adalah PEMBERIAN
KITA bagi Allah.
LAYANI
Dia dengan SETIA. “Semua" kita terima karena KASIH KARUNIA / ANUGERAH.
KEMAMPUAN-ku BERASAL DARI TUHAN dan KEMAMPUAN MENGUSAHAKAN TALENTA JUGA
DARI TUHAN dan PERGUNAKAN SEMUANYA UNTUK KEMULIAAN
TUHAN.
Tuhan Yesus
memberkati. Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#BILLIONAIRESERIES
Note:
Jangan
lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Ayub 5
Mazmur 108
Kisah Rasul
23
#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored

No comments:
Post a Comment