BILLIONAIRE SERIES
Hari: Rabu 17 Oktober 2018
#Billionare
#PerumpamaanTentangUangMina
Bacaan: Lukas
19:11-27, Matius 25:14-30
Dalam Lukas
19:11-27, Perumpamaan Tentang Uang Mina. Dikisahkan tentang seorang bangsawan
yang berangkat ke negeri jauh. Ia memberikan 10 uang mina (1 mina sama dengan
100 dinar, upah pekerja harian selama 100 hari) kepada hamba-hambanya. Sekembali
dari perjalannya, bangsawan ini meminta pertanggungjawaban para hambanya. Orang
pertama dan kedua berhasil melipat gandakan uang itu. Tetapi orang ketiga tidak
menghasilkan apa-apa karena menyimpan uang itu dalam sapu tangan.
Perumpamaan
ini sejajar dengan perumpamaan tentang talenta dalam Matius 25:14-30. Intinya
adalah, bahwa kita HARUS MENGGUNAKAN
dan MENGEMBANGKAN apa yang sudah Tuhan percayakan kepada kita dengan PENUH
TANGGUNG JAWAB; entah itu waktu, uang, kemampuan, atau apa saja. Sebab kalau
tidak, Tuhan bisa menarik kembali apa yang sudah dipercayakan-Nya itu.
Seringkali
kita mengeluh, bahwa yang kita miliki tidak sebanyak yang orang lain miliki.
Padahal sebenarnya yang menjadi soal bukan berapa banyaknya, tetapi BAGAIMANA
KITA MEMPERGUNAKANNYA.
Memiliki sedikit kalau itu dipakai dengan penuh tanggung jawab kepada Tuhan,
pasti akan menghasilkan perkara yang besar.
Dalam Alkitab
kita melihat, tidak jarang Tuhan memakai orang-orang sederhana untuk
melaksanakan pekerjaanNya; misalnya para gembala, para nelayan, anak kecil yang
mempunyai lima roti dan dua ikan.
TUHAN YESUS
AKAN DATANG KEMBALI SEBAGAI RAJA.
Bangsawan
yang meninggalkan negerinya untuk dinobatkan sebagai raja mempercayai hambanya
dengan meninggalkan 10 mina, dengan satu tujuan agar nilai hartanya tidak
menyusut. Bangsawan
itu juga menguji akan kesetiaan daripada hamba-hambanya. Ay. 15. Para hambanya mendapat ujian
apakah mereka masih juga MELAYANI dan MENTAATI akan perintahnya meskipun ia
tidak hidup bersama mereka. Dapatkah mereka mengelolakan uangnya? Kalau mereka
tak melakukannya dengan setia tatkala ia tidak hidup bersama mereka, maka
kesetiaan dan kejujuran mereka sangat diragukan.
Lukas 19:12
mengumpamakan dengan jelas, bahwa Yesus akan datang kembali sebagai raja. Saat
datang sebagai raja, Ia meminta pertanggungjawaban tugas dari para hambaNya
(Lukas 19:15).
MEREKA
YANG BERUPAYA BAGI DIA AKAN MENERIMA UPAH
Lukas
19:16-17. Hamba yang BERTANGGUNG JAWAB BERHASIL MENGEMBANGKAN 1 mina
jadi 10 mina, ia diberi upah untuk kuasai 10 kota dalam Kerajaan. Lukas
19:18-19. Yang lainnya bisa kembangkan 1 mina jadi 5 mina, ia diberi upah untuk
kuasai 5 kota dalam Kerajaan.
Bangsawan itu
MEMBERI PAHALA bagi mereka yang SETIA dan JUJUR melakukan tugas
mereka.
Ay. 17, 19.
Pahala yang ia berikan kepada hambanya adalah sejajar dengan beban tanggung
jawab dan hasil pekerjaan yang mereka lakukan.
Yesus
mengumumkan Dia akan MEMBERIKAN UPAH kepada setiap pribadi individu atas
cara hidup mereka selama di bumi. Sebagai contoh, dalam Wahyu 22:12 Dia
berkata, 'Aku akan memberi kepada setiap
orang sebanding dengan apa yang dia telah lakukan.'
Lagipula, Dia
menegaskan ini dalam Matius 16:27 ketika Dia berkata, 'Karena Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa dengan para
malaikatNya, dan Dia kemudian akan memberikan upah kepada setiap orang
sehubungan dengan apa yang telah dikerjakannya.'
MEREKA YANG
LALAI AKAN DIHUKUM
Matius 25:28, 30. Hamba yang tidak berguna akan
dirampasi dan dihukum.
Mungkin kita
punya TALENTA WAKTU, tapi tak MAMPU MELAYANI JEMAAT, pakailah TALENTA WAKTU itu
untuk DOA SYAFAAT. Mereka
yang punya talenta KEPEMIMPINAN bisa berikan talenta itu pada Allah
dengan BERSEDIA JADI GEMBALA. Yang punya talenta KEKAYAAN, bisa berikan itu
pada Allah untuk MEMBIAYAI PEKERJAAN TUHAN. Apapun talenta kita, semuanya UNTUK
ALLAH, BUKAN
UNTUK DIRI SENDIRI. Jika kita kembalikan pada Allah, kita diberkati. Jika tidak
mau akan dirampasi dan dihukum.
Kerajaan
Allah adalah keadaan dimana hidup kita MENJADIKAN YESUS SEBAGAI RAJA. Kita akan
BERUPAYA UNTUK
MEMGEMBANGKAN TALENTA dan MINA yang Ia percayakan pada kita demi
kebesaran dan kemuliaanNya.
Waktunya akan
tiba untuk kita mempertanggungjawabkan semua perbuatan kita di hadapan Hakim
yang Adil.
Inti: Ayat 26, “Jawabnya: Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mempunyai,
kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan
diambil, juga apa yang ada padanya.”
Apa yang
diberi? Berkat –
Apa yang
diambil? Berkat, ....
sehingga
menjadi “Tidak
mendapat berkat”
HIDUP kita
merupakan PEMBERIAN / ANUGERAH Allah bagi kita. Apa yang kita LAKUKAN dalam
hidup adalah PEMBERIAN
KITA bagi Allah.
LAYANI
Dia dengan SETIA. “Semua" kita terima karena KASIH KARUNIA / ANUGERAH.
KEMAMPUAN-ku BERASAL DARI TUHAN dan KEMAMPUAN MENGUSAHAKAN TALENTA JUGA
DARI TUHAN dan PERGUNAKAN SEMUANYA UNTUK KEMULIAAN
TUHAN.
Tuhan Yesus
memberkati. Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#BILLIONAIRESERIES
Note:
Jangan
lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Ayub 1 dan 2
Kisah Rasul
21
#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored

No comments:
Post a Comment