LAMBE TURAH
Morning with Jesus
Selasa 23 Juli 2019.
#I'MALIVE.
#LAMBETURAHpart3.
Killers or Healers.
Mazmur 45:2 “Hatiku meluap dengan kata-kata indah,
aku hendak menyampaikan sajakku kepada raja; lidahku ialah pena seorang
jurutulis yang mahir."
Yakobus dalam suratnya menulis: "...kapal-kapal,
walaupun amat besar dan digerakkan oleh angin keras, namun dapat dikendalikan
oleh kemudi yang amat kecil menurut kehendak jurumudi." (Yakobus 3:4).
Begitu juga kehidupan manusia, betapa pun besarnya perkara yang harus dihadapi,
sesungguhnya hidup manusia itu dikendalikan oleh lidahnya sendiri: "Demikian
juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan
perkara-perkara yang besar." (Yakobus 3:5).
Saat ini banyak terjadi: perselisihan, permusuhan,
dll, sebagai akibat dari kesalahan orang dalam berkata kata atau kecerobohannya
dalam berkata-kata. Alkitab mengingatkan kita :
"Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka
menggemakannya, akan memakan buahnya." (Amsal 18:21). Karena itu kita
harus berhati-hati, sebab dengan lidah kita dapat memberkati orang lain,
tetapi dengan lidah yang sama kita juga bisa menghancurkan hidup orang lain.
Dengan lidah kita dapat membuat orang lain
bersukacita, tetapi dengan lidah itu pula kita dapat membuat orang lain
berdukacita. Melalui lidah kita dapat membangun, tapi juga dapat menghancurkan
orang lain. Jika lidah kita senantiasa memperkatakan hal yang negatif, itu sama
artinya kita sedang mempersulit langkah hidup kita sendiri menuju masa depan.
Sebaliknya jika lidah kita senantiasa memperkatakan hal-hal yang positif maka
perjalanan hidup kita pun akan mengarah kepada hal-hal yang positif pula.
LIDAH KITA ADALAH PENA BAGI ORANG-ORANG DISEKITAR
KITA DAN DIRI KITA.
Pemazmur menyatakan bahwa lidah kita itu laksana pena
yang sedang melukis dan mewarnai hidup seseorang: berwarna putih, biru, cerah,
buram, atau hitam pekat. Sesungguhnya Tuhan juga telah merancang masa depan
yang baik bagi kehidupan kita anak-anak-Nya (baca Yeremia 29:11), namun tanpa
sadar rancangan Tuhan itu kita abaikan dengan perkataan kita sendiri.
Rasul Petrus menulis: "Siapa yang mau
mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya
terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu."
(1 Petrus 3:10).
"Jikalau ada seorang menganggap dirinya
beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka
sia-sialah ibadahnya." Yakobus 1:26
Amin.
LIDAH KITA ADALAH PENA BAGI ORANG-ORANG DISEKITAR
KITA DAN DIRI KITA
Tuhan Yesus memberkati.
#Bible Messages
#BuildingABetterYou
#lambeturahseries
Note: jangan lupakan pembacaan Alkitab kita hari ini:
Kitab 2 Raja-Raja 3
Amos 8
1 Korintus 10
#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#impactingmarketplace
No comments:
Post a Comment