LAMBE TURAH
Morning with Jesus
Minggu 21 Juli 2019.
#I'MALIVE.
#LAMBETURAHpart3.
Lambe Turah part 3 – Killers or Healers
Intro:
Pernah tidak liat daerah yang ditulisin graffiti?
Kalau lewat di jalan atau dimana gitu?
Ternyata, apa yang kita tuliskan, itu sesuatu yang
penting dan sangat memberi dampak.
“Lidahku adalah pena seorang ahli tulis yang
terampil” Maz 45:2 (ayat)
Apa yang kita tulis lewat perkataan kita itu dampak
nya lebih besar dari sekedar tulisan. Lidah dapat membunuh atau menyembuhkan.
“Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman
pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan.” Ams 12:18
Yakobus 3:4 "...kapal-kapal, walaupun amat
besar dan digerakkan oleh angin keras, namun dapat dikendalikan oleh kemudi
yang amat kecil menurut kehendak jurumudi."
Begitu juga kehidupan manusia, betapa pun besarnya
perkara yang harus dihadapi, sesungguhnya hidup manusia itu dikendalikan oleh
lidahnya sendiri: Yakobus 3:5 "Demikian juga lidah, walaupun suatu
anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang
besar."
Lidah kita adalah pena bagi orang disekitar kita dan
diri kita.
Jadi:
Bagaimana agar lidah kita bisa memberi dampak yang
baik?
1. Semua akan bergantung apa yang mengisi hati
kita.
Kalau tidak dengar yang menerima yang baik, bagaimana
mau bisa mengeluarkan yang baik?
Luk 6:45 (BIS) “Sebab apa yang diucapkan oleh
mulut itulah
yang melimpah dari hati."
- Hati yang suka kritikus akan menghasilkan lidah
yang kritikus.
- Hati yang selalu membenarkan diri sendiri akan
mengeluarkan kata-kata yang menghakimi orang lain.
- Hati yang kecut akan mengluarkan kata-kata yang
kecut.
- Hati yang tidak bersyukur akan mengluarkan
kata-kata yang tidak pernah mensyukuri kehidupan.
Jadi kalau mau menulis hal-hal yang baik bagi diri
kita dan orang lain kita harus: MEMPERHATIKAN
APA YANG MENGISI HATI KITA.
- Hati yang penuh kasih akan menghasilkan lidah yang penuh
kasih.
- Hati yang setia akan memproduksi kata-kata
kesetiaan.
- Hati yang penuh damai akan memproduksi pemulihan.
- Hati yang penuh pengharapan akan memproduksi lidah
yang memberikan pengharapan.
Oleh karena itu isilah hati kita dengan kata-kata
yang baik. Isi hati melalui: Firman Tuhan, lewat lagu-lagu yang kita dengarkan,
percakapan dengan orang di sekitar. Itu adalah hal-hal yang berpotensi mengisi
hati kita.
2. Tidak dipungkiri setiap hal busuk bisa masuk ke
telinga kita
sengaja ataupun tidak sengaja.
Seringkali kita tidak tau apa yang orang ucapkan itu
benar atau kadang cuma bercanda, atau kadang dengan sengaja menjerumuskan kita.
Kita tidak bisa sembarangan percaya terhadap apa yang orang katakan. Dan inilah
kenyataannya, orang ngomong apa, seringali kita langsung percaya saja.
Disini lah perlu filter.
Kita perlu pikirkan apa yang kita dengar, karena kita
harus mikirin apa yang kita bicarakan.
“Hati orang benar menimbang-nimbang jawabannya,
tetapi mulut orang fasik mencurahkan hal-hal yang jahat.” Ams 15:28.
Pikirin apa yang masuk dan keluar dari kita. Ingat
sekali lagi, lidah kita adalah pena bagi orang disekitar kita dan diri kita.
Yang dapat kita lakukan untuk bagian ini adalah:
Pikirkan baik-baik apa yang anda dengar. Sedapat
mungkin pilihlah apa yang masuk ke telinga anda, ke hati anda dengan bijak. Dengan
sengaja, memasukkan hal-hal yang baik sesering mungkin agar yang negatif
tersingkir.
3. FORD punya singkatan yang seringkali
dibuat orang bercandaan, tapi ini singkatannya bagus sekali: Fix or Repair
Daily.
Ini yang perlu kita lakukan untuk semua kita, Fix or
Repair Daily. Perbaiki kata-kata kita setiap hari.
Yakobus 3:8 “Tetapi tidak seorangpun yang berkuasa
menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh
racun yang mematikan.”
Maz 141:3 (milt) “Ya TUHAN, taruhlah penjaga pada
mulutku, awasilah pintu bibirku.”
Conclusion:
Kalau kita datang kepada Tuhan memohon Tuhan, kuasai
lidah kita.
Saya yakin percaya Tuhan bisa tolong kita, agar
setiap yang kita ucapkan itu membangun kehidupan, membangkitkan semangat, memberi
pengharapan, menyembuhkan, menyegarkan.
Lidah kita adalah pena bagi orang disekitar kita dan
diri kita. Kalau lidah kita mematikan, bayangkan keluarga, pekerjaan, diri kita
sendiri, berasa ga ada harapan, ga ada semangat? Linu semua.
Tapi ketika lidah kita diubahkan, semua bakal
berbeda, keluarga bakal beda, diri kita sendiri dengerin kata-kata kita bakal
beda , semangat lagi, ada harapan lagi. Dalam situasi apapun, jangan biarkan
hati mu dimasuk in hal-hal yang busuk dan negatif, meskipun kondisi mu semuanya
lagi seolah-olah negatif. Ubahkan hidupmu lewat kata-katamu. Ijinkan Tuhan
menolong mengubahkan nya lewat kata-kata kita.
Tuhan bisa ubahkan.
DISKUSI:
1. Apa yang Tuhan katakan kepada kita? Perintah apa
yang harus kita lakukan?
2. Dari kotbah ini, apa yang harus kita rubah dari
hidup kita? Pertobatan apa yang harus terjadi?
3. Kebiasaan apa yang perlu mulai anda bangun dari
hari ini? Mengapa kebiasaan tersebut perlu anda bangun?
4. Komitmen apa yang mau anda lakukan selama minggu
ini berkaitan dengan kebiasaan yang baik?
Tuhan Yesus memberkati.
#Bible Messages
#BuildingABetterYou
#lambeturahseries
Note: jangan lupakan pembacaan Alkitab kita hari ini:
Kitab 1Raja-Raja 22
Amos 6
1 Korintus 8
#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#impactingmarketplace
#happysunday
#happyservingGOD
Noted: bahan warta komsel 21 Juli 2019.
No comments:
Post a Comment