Monday, 4 June 2018

4 Juni 2018

Unity Series






Hari: Senin, 4 Juni 2018
#UnityIsStrenght
Bacaan: Mazmur 133: 1-3
Mazmur 133:1-3 (TB), Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya. 


Kesatuan itu sebenarnya harus dimulai dari mana? Kesatuan dalam skala kecil hendaknya dimulai dari keluarga kita masing-masing. Hidup saling rukun, saling menghargai satu dengan yang lain, bisa untuk saling  memaafkan dimulai dari keluarga kita terlebih dulu. Yang akan berdampak didalam marketplace kita baik di pekerjaan, pelayanan kit, dst....
Minyak urapan yang terdiri dari berbagai rempah-rempah itu terdiri dari banyak campuran dan masing-masing mempunyai ukuran/takaran  tersendiri karena  dicampur / disatukan sehingga menimbulkan bau yang wangi dan keharumannya semerbak ditempat-tempat yang dilalui oleh orang-orang yang menerima urapan.

Jadi kesatuan/kerukunan akan membawa keharuman Nama Tuhan. Tidak itu saja: ayat 3, Seperti embun dari gunung hermon ke gunung-gunung Sion, kesanalah Tuhan  memerintahkan berkat kehidupan sampai selama-lamanya.

Embun adalah jenis air yang paling kecil jika embun dari Gunung Hermon bisa berpindah ke gunung-gunung Sion, itu adalah sesuatu yang hebat luar biasa (sebab hanya  kumpulan  embun yang banyak yang bisa berpindah dari satu gunung ke gunung lainnya). Itulah kekuatan dari KESATUAN.

Saat ada kesatuan bukan hanya bertambah bukan hanya berlipat x ganda, tetapi akan ada lompatan. Kita adalah orang-orang biasa yang dipakai Tuhan untuk melakukan hal-hal yang LUAR BIASA.

Apa yang harus kita lakukan?
1. Sesering mungkin bicarakan tentang kesatuan (positif, membangun, mendukung)
2. Lakukan Kesatuan (Berkumpul bersama dalam komsel, meeting, latihan bersama, kegiatan, kegerakan)
3. Berdoalah untuk Kesatuan (kapan terakhir kita berdoa bagi kesatuan keluarga, pekerjaan, pelayanan bagi negara & bangsa kita)

Tuhan mau memberkati kita, DIA mau memberi lompatan bagi setiap kita untuk itu MAUKAH KITA BERSATU. Amin.


#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#UnitySeries

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini: 
PL: Amsal 28-29
PB: Roma 8

#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored

(Diambil dari Warta Komsel 3 juni 2018)
#Churchforsinners

No comments:

Post a Comment