Tuesday, 26 June 2018

26 Juni 2018

Unity Series







Hari: Selasa, 26 Juni 2018
#StraightUp
#ReleasingTheSound
Bacaan: 2 Tawarikh 20:15-22
2 Tawarikh 20:21-22 (TB), Setelah ia berunding dengan rakyat, ia mengangkat orang-orang yang akan menyanyi nyanyian untuk TUHAN dan memuji TUHAN dalam pakaian kudus yang semarak pada waktu mereka keluar di muka orang-orang bersenjata, sambil berkata: Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat TUHANlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah.


Bangsa Israel mencapai tahap penyerahan diri ini ketika berhadapan dengan musuh mereka. Saat mereka bersiap-siap untuk bertempur, Raja Yosafat mengatur agar sekelompok penyanyi berjalan di depan para tentara. Para penyanyi itu memuji, “Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!” (2TAW. 20:21). Ketika mereka mulai menyanyi, para musuh Israel dibuat bingung dan membinasakan satu sama lain. Seperti yang telah dinubuatkan Nabi Yahaziel, bangsa Israel tidak perlu bertempur sama sekali (ay.17).

Ketika kita menghadapi pergumulan atau dalam keadaan terjebak, kita bisa memuliakan/Memuji Tuhan sungguh, “TUHAN maha besar dan terpuji sangat” (Mzm. 96:4). 

Ya Tuhan, Engkau kudus dan baik. Kami menyembah-Mu hari ini meskipun masalah menghalangi kami memandang-Mu dengan jelas. Kiranya jiwa kami menyanyikan tentang kemuliaan-Mu selamanya.

Mari gaungkan suara kehidupan dan suara pujian disekitar kita.

KARENA TUHAN MAMPU SEGALA SESUATU MUNGKIN KARENA TUHAN BERFIRMAN SEGALA SESUATU TERJADI.


#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#StraightUpSeries

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini: 
PL: - 
PB: Yohanes 1-4

#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored

No comments:

Post a Comment