Unity Series
Hari: Selasa, 26 Juni 2018
#StraightUp
#ReleasingTheSound
Bacaan: 2 Tawarikh 20:15-22
2 Tawarikh 20:21-22 (TB), “Setelah
ia berunding dengan rakyat, ia mengangkat orang-orang yang akan menyanyi
nyanyian untuk TUHAN dan memuji TUHAN dalam pakaian kudus yang semarak pada
waktu mereka keluar di muka orang-orang bersenjata, sambil berkata: ‘Nyanyikanlah nyanyian syukur
bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!’ Ketika mereka mulai
bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat TUHANlah penghadangan
terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak
menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah.”
Bangsa Israel mencapai tahap penyerahan diri ini ketika
berhadapan dengan musuh mereka. Saat mereka bersiap-siap untuk bertempur, Raja
Yosafat mengatur agar sekelompok penyanyi berjalan di depan para tentara. Para
penyanyi itu memuji, “Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk
selama-lamanya kasih setia-Nya!” (2TAW. 20:21). Ketika mereka mulai menyanyi, para
musuh Israel dibuat bingung dan membinasakan satu sama lain. Seperti yang telah
dinubuatkan Nabi Yahaziel, bangsa Israel tidak perlu bertempur sama sekali
(ay.17).
Ketika kita menghadapi pergumulan atau dalam keadaan
terjebak, kita bisa memuliakan/Memuji Tuhan sungguh, “TUHAN maha besar dan terpuji sangat” (Mzm. 96:4).
Ya Tuhan, Engkau kudus dan baik. Kami menyembah-Mu hari
ini meskipun masalah menghalangi kami memandang-Mu dengan jelas. Kiranya jiwa
kami menyanyikan tentang kemuliaan-Mu selamanya.
Mari gaungkan suara kehidupan dan suara pujian
disekitar kita.
KARENA TUHAN MAMPU SEGALA SESUATU MUNGKIN KARENA TUHAN
BERFIRMAN SEGALA SESUATU TERJADI.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#StraightUpSeries
Note:
Jangan
lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
PL:
-
PB: Yohanes 1-4
#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored

No comments:
Post a Comment