Unity Series
Hari: Minggu, 10 Juni 2018
#StraightUp
#TogetherWeAchieveMore
Bacaan: Markus 2:1-5
Pada zaman dahulu, kelumpuhan dianggap sebagai kondisi
permanen yang tidak dapat disembuhkan. Namun demikian, ada satu kelompok orang
yang percaya bahwa Yesus dapat menolong teman mereka yang lumpuh.
Ketika Yesus sedang mengajar di Kapernaum, keempat orang
di antara mereka MENGGOTONG teman mereka yang lumpuh kepada-Nya. Ketika mereka
tidak dapat mendekati Yesus karena ramainya orang, “mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka
menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring” (Mrk. 2:1-4). “Ketika
Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: ‘Hai anak-Ku,
dosamu sudah diampuni!’”
(ay.5).
Yesus kemudian berkata, “Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!”
(ay. 11).
Alangkah luar biasanya bahwa Yesus menanggapi iman sekelompok orang yang MENGGOTONG
temannya itu dengan mengampuni dosa orang lumpuh itu dan menyembuhkannya
dari penyakit yang tidak yang tidak tersembuhkan.
Banyak sekali cerita dialkitab dimana Tuhan selalu
bekerja dengan konsep Team. Cerita
tentang orang yang lumpuh yang
disupport secara luar biasa
sehingga dia bisa mengalami mujizat. Dalam
KESATUAN ada URAPAN dan ketika kita bergerak bersama-sama kita akan melihat ada
mujizat besar yang akan terjadi. BERSAMA
kita melakukan sesuatu yang LEBIH BESAR (together
we achieve more).
Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#StraightUpSeries
Note:
Jangan
lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
PL Kidung
Agung 1-4
PB: -
#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored
(Diambil
dari Warta Komsel 10 juni 2018)

No comments:
Post a Comment