29 Mei
Penyembahan sejati menempatkan DIA di tempat
yang utama, pujilah Tuhan di tengah-tengah pergumulan dan kesulitan yang sedang
kita hadapi, niscaya kekuatan baru DIA berikan bahkan “belenggu” atau “sendi-sendi
penjara” itu pun terlepaslah. Kisah Para Rasul 16:25-26, “Tetapi
kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian
kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Akan tetapi
terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan
seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka
semua.” Amin. Mari memuji dan menyembahNya dalam saat teduh pagi ini,
segala kemuliaan, kuasa, hikmat, dan kekuatan, segala hormat dan pujian dan
ucapan syukur yang tak terhenti bagi “DIA atau Kekasih jiwa” yang
kekal.
Shalom para PKS atau tim inti atau anak-anak
rohani dan para pembina serta anak-anak bina mari ikuti kelas “glorious life”
yang dimulai malam ini pk 7 malam di AOC ya! Pastikan bagi semua yang sudah
menyelesaikan kelas SPK/HK dapat hadir semua ya! Salam antusias. Jbu all :)
Respon 1
Amin, Ibu saya percaya ada kuasa dalam pujian
dan penyembahan yang melepaskanku dari segala keterikatan dosa, Ibu terima
kasih buat sms-nya pagi ini yang membuat saya kuat. Selamat pagi. Gbu.
Respon 2
Baik Ibu, saya percaya kuasa Tuhan yang sungguh
ajaib di dalam setiap pujian, maka saya akan tetap menghadapi setiap persoalan
dan masalah saya bersama Yesus, Ibu. Saya akan tetap mengangkat tangan untuk
memuji Dia Yesus Tuhan di tengah-tengah pencobaan yang saya hadapi karena saya
merasakan hari lepas hari, saya bersama Yesus saya tidak menjadi takut Ibu.
Suka dan duka yang saya lalui bersama Yesus melalui pujian mendatangkan
sukacita di hati dan kegirangan! Terima kasih ya Ibu, selamat berkarya juga.
Tuhan memberkati, amin.
Respon 3
Shalom juga Ibu selamat siang! Saya mohon maaf
dengan sangat karena tidak bisa mengikuti program kelas yang baru karena suatu
hal, saya tidak diijinkan! Mohon maaf ya Ibu, saya mengucapkan terima kasih banyak
atas pemberitahuan-nya, Tuhan Yesus memberkati! Amin.
No comments:
Post a Comment