21 Pebruari
Satu dosa yang belum dibereskan akan
menimbulkan rasa bersalah terus menerus, bila dibiarkan akan menimbulkan
kesakitan bagi jiwa kita. Oleh sebab itu, seberapa kecil dosa kita, dosa itu
perlu dibuang sehingga kita bebas melayani Tuhan dan setiap Firman Tuhan yang
kita terima tidak terjerat, Mazmur 32:5, “Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan
kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada
TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena
dosaku. Sela.” Salah satu cara agar firman Tuhan berakar, bertumbuh, dan
tidak masuk dalam jerat adalah akui dosa tersebut di hadapan Tuhan, sebab “siapa
mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi” (Amsal 28:13).
Bertobatlah dari dosa-dosamu dan hendaklah
kalian masing-masing dibaptis atas nama Yesus Kristus, supaya dosa-dosamu
diampuni (Kisah Para Rasul 2:36-41). Sebab
Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang terhilang (Lukas
19:1-10). Sudahkah kita semua sebagai anak-anakNya mewartakan “kabar baik” itu?
Mari wartakan “kabar baik” atau Injil itu kepada orang-orang di mana saja
melalui perkataan dan juga perbuatan kita!
Respon
Amin,
segala puji bagi Tuhan! Iya Ibu saya menyadari meskipun saya berusaha untuk
berbuat baik tapi juga pasti tak pernah terluput dari dosa, meskipun itu dosa
kecil dan saya percaya upahnya adalah maut! Iya Ibu saya selalu ambil komitmen
sebelum saya menutup hari malam, itu juga saya membersihkan hati untuk membuang
segala sampah yang ada! Terima kasih banyak Ibu Tuhan memberkati, amin.
No comments:
Post a Comment