19 Pebruari
Mengantisipasi jerat kehidupan:
1.
“Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia
yang memelihara kamu.” (1 Petrus 5:7) “Janganlah hendaknya kamu kuatir
tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada
Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” (Filipi 4:6) Sebab
Tuhan bertanggung jawab atas hidup kita.
2.
“Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu
berada.” (Matius 6:21)
Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah
setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan
kita dari segala kejahatan (1 Yohanes 1:5-10). Cara hidup jemaat yang pertama
adalah bertekun dan sehati, mereka “ memecahkan roti” di rumah masing-masing
secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan tulus hati (Kisah Para Rasul 2:41-47). Sudahkan saudara tertanam dalam
komunitas sel untuk “berbagi, menguatkan, membangun, mendoakan satu dengan yang
lain, dengan gembira, dan tulus”?
Respon
Iya Ibu, saya sangat bersyukur kepada Tuhan
yang sudah begitu baik dengan menuntun saya untuk tertanam di komunitas sel,
sehingga saya boleh merasakan ada berkat dan sukacita setiap kali berkomunitas
dan saya percaya hidup berkelompok itu memang sangatlah indah Ibu! Terima kasih
banyak Ibu, berkat sukacita Tuhan melimpah atas Ibu dan juga keluarga terkasih!
Amin.
No comments:
Post a Comment