14 Pebruari
Tipu daya kekayaan yang ditawarkan dunia ini
menjadi penyebab terhimpitnya firman Tuhan dalam semak duri kehidupan kita.
Manusia sering terhimpit atau tertipu dengan kekhawatiran serta kenikmatan
dunia yang bersifat sementara. Lukas 8:14, “Yang jatuh dalam semak duri
ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya
mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga
mereka tidak menghasilkan buah yang matang.” Bagaimana caranya agar “semak
duri” atau tantangan kehidupan tidak menjadi penghalang firman untuk bertumbuh
dan berakar? Jangan cepat percaya dengan tipu daya dunia, jangan mudah goyah
dengan tantangan, jangan mau disuap, jangan mudah terbawa arus dunia.
Respon
Terima kasih Ibu, baik saya akan belajar untuk
menjadikan firman Tuhan untuk menjagai hati ini dari tipu daya dunia Ibu dan
saya akan menjadikan ROH Tuhan sebagai kekuatan dan Penolong di saat pencobaan,
dan senantiasa saya akan teguh di dalam iman Ibu agar saya tidak tersesat arus
dunia. Terima kasih sekali ya Ibu, pagi ini saya mendapat pelajaran yang luar
biasa! Selamat hari valentine buat Ibu beserta keluarga di manapun berada.
Berkat sukacita dan Kasih Tuhan selalu MELINGKUPI! Amin.
No comments:
Post a Comment