Morning with Jesus
30Januari 2019
#I'M ALIVE
#Marketplacepart 3
#Marketplacepart 3
Kolose 3:23 (TB)
“Apa pun juga
yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan
bukan untuk manusia.”
Ayat nas di atas menasihatkan agar kita
melakukan segala sesuatu dengan sepenuh hati, baik itu pekerjaan, pelayanan,
studi, hidup berkeluarga, ibadah dan sebagainya, bukan dengan keluh kesah,
gerutu atau bersungut-sungut. Di tempat kerja ada saja hal yang kita keluhkan, mulai
gaji, job description yang tidak jelas, owner yang bertindak semena-mena dan
sebagainya. Akibatnya kita pun mengerjakan setiap tugas atau pekerjaan kita
tidak dengan sepenuh hati alias nggrundel (bahasa Jawa) dalam hati, artinya
bersungut-sungut. Begitu juga dalam hal pelayanan, kita pun melakukannya
sebagai hal yang rutin, biasa-biasa saja tanpa semangat. Sesungguhnya Tuhan
Yesus telah memberikan teladan bagi umat-Nya bagaimana Ia melakukan segala
sesuatu dengan sepenuh hati. Apa pun yang menjadi kehendak Bapa dikerjakan-Nya
dengan sepenuh hati meski harus melewati segala penderitaan yang hebat, bahkan
sampai harus mati di kayu salib. Kalau hari ini kita diingatkan oleh firman
untuk melakukan seperti yang telah Yesus lakukan dan ajarkan itu berarti kita
juga harus melakukannya dengan sepenuh hati, sebab "Barang siapa
mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus
telah hidup." (1 Yohanes 2:6).
Renungkanlah: kalau
dalam kehidupan ini kita tidak menghasilkan buah dari apa yang kita lakukan,
bisa jadi karena kita melakukannya tidak dengan sepenuh hati. Bila kita
melakukan banyak hal tidak dengan sepenuh hati, maka hasil yang kita dapatkan
pun tidak akan bisa maksimal.
Mari kita flashback diri kita
masing-masing: sudahkah kita melayani Tuhan dengan sepenuh hati? Ketika memuji
dan menyembah Tuhan apakah kita melakukannya dengan sepenuh hati? Jangan pernah
merasa bahwa pelayanan dan ibadah yang kita lakukan selama ini sudah lebih dari
cukup, atau kita merasa sudah cukup rajin dan setia mengiring Tuhan. Yang
dinilai Tuhan bukanlah aktivitas yang terlihat dengan kasat mata tetapi Ia
melihat hati kita; sepenuh hati kita ketika melayani Dia, itulah yang
dikenang Tuhan. Ada upah yang disediakan Tuhan bagi orang-orang yang melayani
Tuhan dengan sepenuh hati. Contoh: Kaleb, mengalami penggenapan janji Tuhan
dalam hidupnya meski perlu waktu selama 45 tahun.
Kita pun harus percaya bahwa janji Firman
Tuhan pasti digenapi, dan saat menantikan Tuhan itulah kita harus mengerjakan
bagian kita dengan sepenuh hati. Amin.
Sudahkah kita melakukan yang terbaik "DO
YOUR BEST", di tempat kita masing-masing ,dan kita akan mendapatkan
otoritas untuk bisa menjadi dampak yang positif di market place kita
masing-masing. Amin
Tuhan Yesus
memberkati.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#marketplaceseries
#BuildingABetterYou
#marketplaceseries
Note:
Jangan lupakan
pembacaan alkitab kita hari ini:
Kejadian 39
Mazmur 30
Lukas 22:1-38
Kejadian 39
Mazmur 30
Lukas 22:1-38
#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#I'm A live
No comments:
Post a Comment