Morning
with Jesus
28 Januari 2019
28 Januari 2019
#marketplace part3
Jadilah excellence
di panggilan kita& prosper di panggilan kita masing-masing (Kolose 3:23).
Suatu hari, Pemilik
perusahaan Mercedez Benz pernah mengalami gangguan pada salah satu kran air
di rumahnya. Kran air dikamar mandinya bocor, sehingga selalu saja meneteskan
air. Ia kuatir jika anaknya akan terpeleset karena kamar mandi yang basah. Atas
rekomendasi temannya, Mr Benz menghubungi tukang ledeng untuk memperbaiki
krannya. Karena begitu banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, tukang ledeng
membuat perjanjian dengan Mr Benz untuk memperbaiki kran di rumahnya dua hari
lagi. Tukang ledeng itu sama sekali tidak mengetahui bahwa ia sedang berhadapan
dengan orang penting, pemilik perusahaan mobil terbesar di Jerman.
Sehari kemudian,
tukang ledeng menghubungi Mr Benz melalui telepon untuk mengucapkan terima
kasih atas kesediaannya menunggu dua hari. Mr Benz merasa bahwa ia mendapatkan
pelayanan yang sangat istimewa, meskipun tukang ledeng itu tidak tahu siapa dia
sebenarnya. Ia juga kagum atas cara berbicara tukang ledeng tersebut. Hari
berikutnya, tukang ledeng datang untuk memperbaiki kran sesuai perjanjian
mereka. Singkat cerita, kran itu pun kembali normal dan tidak bocor lagi. Mr
Benz membayar jasanya, dan tukang ledeng itu pun kembali ke rumahnya.
Dua minggu
kemudian, tukang ledeng tersebut menelepon kembali untuk menanyakan apakah kran
yang ia perbaiki dua minggu lalu sudah benar-benar tidak bermasalah. Mr Benz
sangat kagum akan pelayanan si tukang ledeng dan ia berterima kasih atas
pelayanan yang sangat memuaskan tersebut. Di dalam hatinya, Mr Benz berpikir
bahwa tukang ledeng tersebut adalah orang yang istimewa. Tak banyak orang
seperti dia. Akhirnya, beberapa bulan kemudian Mr Benz merekrut tukang ledeng
tersebut untuk bekerja di perusahaannya. Tukang ledeng itu tak lain adalah
Cristopher L . Jr. Ketika kisah ini ditulis, dia menjabat sebagai General
Manager Customer Satisfaction and Public Relation di Mercedez Benz.(sumber:
renungan Manna Surgawi).
Pelajaran dari
kisah di atas adalah: Kerjakan sebaik-baiknya apa yang menjadi tanggung jawab ,
dan jika perkerjaan kita saat ini berhubungan dengan orang lain, berikanlah pelayanan
yang sebaik-baiknya.
Firman Tuhan yang menjadi dasar untuk ini terdapat dalam Kolose 3:23 yang berbunyi, “apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.“ Amin.
Firman Tuhan yang menjadi dasar untuk ini terdapat dalam Kolose 3:23 yang berbunyi, “apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.“ Amin.
Jika kita memegang
prinsip ini, apa pun posisi yang kita duduki saat ini, maka keuntungan &
kesuksesan tersedia bagi kita. Tuhan mengasihi orang yang bersungguh hati
melakukan kebajikan, dan Ia akan memberikan yang terbaik bagi mereka yang
selalu memberikan yang terbaik dalam hidupnya. Percayalah bahwa, tidak ada
perbuatan baik dan pelayanan lebih yang akan berlalu begitu saja, Karena Tuhan
mencatat semua itu. Keadilan Tuhan akan mendorong-Nya untuk membalaskan kepada
masing-masing orang sesuai perbuatannya. Amin.
Tuhan Yesus
memberkati.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#marketplaceseries
#BuildingABetterYou
#marketplaceseries
Note:
Jangan lupakan
pembacaan alkitab kita hari ini:
Kejadian 37
Mazmur 28
Lukas20: 27-47
Kejadian 37
Mazmur 28
Lukas20: 27-47
#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#I'm A live
No comments:
Post a Comment