Straight Up Series
Hari: Kamis, 2 Agustus 2018
#StraightUp
#TuhanadalahGEMBALAku
Raja Daud adalah manusia biasa seperti kita. Dia pun
melalui berbagai pengalaman dalam hidupnya. Banyak dari pengalamannya yang
sulit tersebut membuatnya lemah dan putus asa, namun ia tidak menyerah pada
perasaan itu. Mazmur 23 adalah kesaksian Daud mengenai kesetiaan Tuhan
yang menolongnya melalui jalan hidup yang naik-turun.
TUHAN adalah
gembalaku, takkan kekurangan aku.
Ia
membaringkan aku di padang yang berumput hijau,
Ia membimbing
aku ke air yang tenang, Ia menyegarkan jiwaku,
Ia menuntun
aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya,
sekalipun aku
berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya,
sebab Engkau
besertaku;
gada-Mu dan
tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Engkau
menyediakan hidangan bagiku, dihadapan lawanku;
Engkau
mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Kebajikan dan
kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku;
dan aku akan
berdiam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.
Daud memuji Allah yang telah menjadi Gembala Agungnya,
Penuntun, Pemelihara dan Pelindungnya yang setia.
Pada hari Natal pertama, Sang Gembala Agung mengambil
rupa manusia dan tinggal bersama kita. Kita melihat ini di Yesaya 7:14 dimana nabi Yesaya
menubuatkan tentang kelahiran Yesus. Dia mengatakan bahwa seorang anak akan lahir
dan Ia akan dinamai Imanuel, yang berarti Allah beserta kita. Allah yang tak
terlihat dan transenden kini menjadi Allah yang dekat dan imanen.
Karena itulah, ketika menghadapi tantangan dan
rintangan dalam hidup yang membuat kita gelisah, kita dapat memandang pada
Yesus dan cara Ia menjalani hidup-Nya selama di dunia, yakni bagaimana Ia
menuntun, memelihara dan melindungi umat-Nya.
Yesus berkata, “Akulah
gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya .
. . Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku
mengenal Aku” (Yoh.
10:11,14). Apakah
kita mengenal Sang Gembala yang Baik itu? Sudahkah kita mengundang-Nya menjadi
Gembala atas hidup kita? Kita bisa melakukannya dengan berdoa:
”Tuhan Yesus, aku percaya Engkau lahir di bumi untuk ku
dan Engkau mati di kayu salib untuk menebus dosa-dosaku, karena itu aku mengundang Engkau
menjadi Tuhan dan Juru selamat pribadiku. Berkuasalah atas hidupku dan
sertailah setiap langkahku. Dalam nama Yesus, aku berdoa, amin.”
Tuhan memberkati!
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#StraightUpSeries
Note:
Jangan
lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
2 Raja-Raja
21
2 Tawarikh
33
Yohanes 2
#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored

No comments:
Post a Comment