Straight Up Series
Hari: Selasa, 14 Agustus 2018
#IMFAVORED
#GODSFAVORISFOREVERYONE
Bacaan: Kis 10:1-48
Kisah Para Rasul 10 mencatat tentang Injil yang
diberitakan kepada bangsa lain, bukan Yahudi. Kornelius merupakan seorang
perwira Romawi di Kaisarea yang mendapat penglihatan dari Tuhan (Kis 10:1-8).
Kornelius dan seisi rumahnya taat kepada Allah dalam doa dan persembahan. Tuhan
memerintahkannya untuk pergi ke Yope dan menjemput Simon Petrus. Sebelum mereka
bertemu, Tuhan juga memberikan Petrus penglihatan hingga tiga kali, tentang
perintah Allah memakan apa yang selama ini dianggap makanan haram bagi orang
Yahudi (Kis 10:9-16).
Hal ini memberikan pengertian kepada Petrus bahwa
pemberitaan keselamatan dari Tuhan dibukakan bagi semua orang, tidak hanya
orang Yahudi (menentang larangan seorang Yahudi bergaul dengan orang yang bukan
Yahudi).
Allah tidak membeda-bedakan orang yang mau percaya dan
melakukan FirmanNya. Pada saat itu orang-orang percaya yang berkumpul di rumah
Kornelius menerima karunia Roh Kudus. Roh Kudus yang dicurahkan bagi
bangsa-bangsa lain juga menjadi saksi bahwa semua orang yang membuka hati
menerima Tuhan akan menyaksikan kemuliaanNya (ay 44-46). Setelah menerima
curahan Roh Kudus dan babtisan, mereka meminta Petrus untuk tinggal beberapa
hari lagi dan menyampaikan pengajaran tentang Kristus.
Dalam Mazmur 22:25-31, pemasmur juga mengungkapkan
bagaimana Tuhan bekerja dalam kehidupannya. Tuhan tidak menyingkirkan orang
yang tertindas, sengsara, tetapi Tuhan menunjukkan wajahNya, mendengar seruan
minta tolong. Rasa syukur pemazmur dinyatakan dalam pujian dan persembahan
kepada Tuhan. Hati yang mencari Tuhan akan menjadi saksi yang memberitakan
kepada semua orang dan bangsa di bumi hingga mereka pun memujiNya. Dalam
kemuliaanNyalah Tuhan menjadi Raja yang diwartakan kepada semua bangsa dari
setiap angkatan yang percaya. Tidak ada hal yang membatasi kuasa Allah bekerja,
menyaksikan kepada manusia dan menjadikannya bagian dari keselamatan.
Doa adalah nafas kehidupan setiap orang percaya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa betapa lemahnya manusia dan sangat membutuhkan
Tuhan. Oleh sebab itu, doa yang dinaikkan kepada Tuhan seharusnya tidak bisa
hanya berisi pergumulan atau persoalan pribadi saja. Kesaksian Petrus,
Kornelius tentang peran Roh Kudus bagi semua orang yang mau percaya dan juga
pemazmur yang mengagungkan Tuhan dan bersaksi ke penjuru bumi, menjadi dorongan
buat kita bahwa berdoa tidak hanya bagi diri sendiri, BERDOAlah juga bagi ORANG
LAIN. Manusia membutuhkanANUGERAH TUHAN/ FAVORNYA TUHAN dan dalam hidup yang
berdoa, memberi penyembahan dan memuji Tuhan karena kuasa, kebesaran, dan kasih
setia-Nya, itulah yang menjadi KESAKSIAN yang hidup.
Keselamatan dari Tuhan melalui Kristus, tidak tertutup
bagi beberapa orang saja, melainkan harus dinyatakan kepada SEMUA ORANG.
Sudahkah kita INVEST/MENABUR
KEBAIKAN? WAKTU? TENAGA? PIKIRAN?
Untuk saudara-saudara kita yang belum mengenal
DIA? Apakah kita sudah INVITE/MENGUNDANG?
Agar mereka datang beribadah/berkomunitas sel? Sehingga mereka menerima
Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat?? Karena sesungguhnya Tuhan tidak
membedakan orang (ayat 34). Dan faktanya 96% orang-orang
yang belum bergereja (UNCHURHED) menunggu
untuk kita UNDANG/untuk kita BERSAKSI tentang KESELAMATAN DARI TUHAN
YESUS karena GOD'S
FAVOR IS FOR EVERYONE... Amin.
Tuhan memberkati!
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#ImFavoredSeries
Note:
Jangan
lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Yeremia 16-17
Mazmur 96
Yohanes 8
#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored

No comments:
Post a Comment