COLOURING MY WORLD
Morning with Jesus.
Kamis 5 SEPTEMBER 2019.
#I'MALIVE.
#COLORINGMYWORLDpart5
VISI:
#CHURCH4SINNERS
Menyelamatkan jiwa dan bersama menjadi orang
kesukaaan Tuhan.
MISI:
BUILDING A BETTER YOU.
M= MENGASIHI SESAMA DENGAN SEGENAP HATI.
E= EFEKTIF DAN EXCELLENT DALAM JEMAAT YANG
BERDAMPAK BAGI MASYARAKAT.
M= MENJALANKAN 5 PANGGILAN GEREJA = 5 P
P= PEMBERI PENGARUH BAGI GEREJA-GEREJA LAIN.
E= ENJOYMENT & OWNERSHIP/ ENJOY BAGI JEMAAT
& RASA MEMILIKI.
L= LEWAT DOA GEREJA/ KITA BERNAFAS
A= ANTUSIAS DAN SEMARAK DALAM IBADAH.
I= INGAT DAN PEDULI TERHADAP YANG BELUM PERCAYA
K= KREATIFITAS YANG DIMAKSIMALKAN DALAM GEREJA.
R= RAIH MASYARAKAT UMUM/ MARKETPLACE
I= INOVASI PELAYANAN TIADA HENTI
S= SERVICE/ SACRIFICE
T= TUHAN YANG MEMULAI DAN MENYEMPURNAKAN GEREJA
INI (MATIUS 16:18).
U= UPAYA GEREJA MENGENAL TUHAN LEBIH DALAM DAN
MELAKUKAN FIRMANNYA.
S= SEMUA GENERASI TERLAYANI DENGAN BAIK
(LANSIA, DEWASA, DEWASA MUDA, MUDA, REMAJA, &ANAK ANAK).
COLORING MY WORLD – Part 5 – T.U.S
Tuhan itu maunya apa sih?
Tuhan maunya : RELATIONSHIP/ HUBUNGAN YANG
INTIM
Bagaimana connect dengan Tuhan?
Connect dengan Tuhan melalui saudara seiman
Yaitu upaya untuk mengenal Tuhan lebih dalam
dan mekakukan FirmanNYA. CONNECT dengan saudara SEIMAN lewat KOMSEL.
Paulus sungguh menyadari bahwa kita akan lemah
dan jatuh jika kita tidak saling memperhatikan dan saling mendorong satu sama
lain. Pertemuan-pertemuan ibadah janganlah hanya berpusat pada diri sendiri
tanpa peduli orang-orang yang mungkin duduk di sekitar kita. Semakin dekat hari
kedatangan Tuhan, maka seharusnya semakin giat pula kita untuk membangun
hubungan erat dengan saudara-saudari kita sehingga dalam keakraban itu kita
bisa saling menasihati dan mengingatkan.
Berkali-kali Alkitab mengisyaratkan agar kita
bekerjasama satu sama lain untuk mencapai satu tujuan. Lihatlah contoh ketika
ada orang lumpuh yang ingin menjumpai Yesus di Kapernaum seperti yang tertulis
dalam Lukas 2:1-12. Begitu banyak orang mengerumuni Yesus, sehingga tidak mungkin
si lumpuh bisa menerobos kerumunan. Tapi akhirnya dia mampu bertemu Yesus dan
disembuhkan. Bagaimana ia melakukan itu? Lihatlah bahwa ada empat orang
temannya menggotongnya ke atas atap dan menurunkan dirinya yang terbaring di
atas tilam dari atas atap. Bayangkan jika seandainya si lumpuh tidak punya
teman. Dia tidak akan sempat bertemu muka dengan Yesus dan mendapat mukjizat
kesembuhan.
Ada banyak lagi kisah-kisah dimana kita melihat
pentingnya sebuah kebersamaan yang positif diantara kita. Ketika Yesus mengutus
murid-muridNya untuk mewartakan kabar gembira pun kita melihat mereka diutus
bukan untuk berjalan sendirian, tapi berdua-dua atau berpasang-pasangan.
(Markus 6:7). Iman kita akan gampang merosot dan melemah jika kita menghadapi
masalah demi masalah sendirian. Tapi dengan adanya saudara2 yang saling
berbagi, kita akan mampu bertahan dan tetap kuat. Betapa pentingnya sebuah
kebersamaan yang saling membantu dan saling mengingatkan apalagi ketika waktu
kedatangan Yesus buat kedua kalinya sudah semakin dekat.
"Sebab sama seperti pada satu tubuh kita
mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang
sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus;
tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.
Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia
yang dianugerahkan kepada kita.." (Roma 12:4-6). Ini adalah nasihat
penting agar kita tetap sadar bahwa kita adalah bagian dari tubuh Kristus yang
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari saudara-saudara seiman lainnya. Selain
itu Tuhan juga mengingatkan bahwa kita harus saling mengasihi, karena Tuhan
sendiri begitu mengasihi kita. (1 Yohanes 4:11).
Kepedulian adalah merupakan bagian dari kasih
yang seharusnya memenuhi hati orang percaya. Beban yang ditanggung manusia sesungguhnya
tidak ringan dan lama kelamaan mampu membuat iman kita memudar. Orang bisa
hilang pengharapan jika didera masalah terus menerus. Karena itu kita
diwajibkan untuk saling tolong menolong, dan dengan demikian dikatakan itu
artinya kita memenuhi perintah Yesus. "Bertolong-tolonganlah menanggung
bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." (Galatia 6:2).
Jangan melewatkan waktu BERSAMA baik beribadah
di Gereja maupun di KOMSEL dimana kita bisa berinteraksi dan bersatu dalam
kesatuan untuk menyembah Tuhan dan menguatkan satu sama lain.
BELAJAR MENCINTAI TUHAN (yang tidak kelihatan) melalui
saudara-saudara seiman (YANG KELIHATAN), BELAJARNYA YA.... DIKOMSEL. Keluarga
rohani yang bisa saling, menolong, berdoa bersama-sama, saling support bersama-sama,
diproses bersama-sama untuk menjadi manusia yang lebih baik. Amin.
Noted:
Nilai hidup kita akan ikut menentukan apa yang
akan terjadi dihidup kita.
Selama 4 Minggu ini kita sudah belajar, 12
value penting:
1. Love,
2. Excellency,
3. Calling/5 panggilan orang percaya,
4. INFLUENCE (pemberi pengaruh),
5. ENJOYMENT and OWNERSHIP (rasa menikmati dan
rasa memiliki),
6. PRAYER/ doa
7. A= Antusias dan semarak dalam ibadah
8. I= Ingat dan peduli terhadap yang belum
percaya
9. K= Kreatifitas yang dimaksimalkan
10. R = Raih masyarakat umum/marketplace
11. I = INOVASI PELAYANAN TIADA HENTI
12. SERVICE/SACRIFICE
Dan diminggu ke 5 ini kita, belajar lagi 3
VALUE:
13. T = Tuhan yang memulai dan yang
menyempurnakan gereja ini/(matius 16:18)
14. U = Upaya gereja untuk mengenal Tuhanlebih
dalam dan melakukan FirmanNya
15. S = Semua generasi terlayani dengan baik (lansia,
dewasa, dewasa muda, muda, remaja & anak anak).
15Point Nilai nilai/ values ini jika kita
lakukan di rumah, di keluarga, di pekerjaan, di gereja dan di komsel, ini akan
menolong kita semua jadi pria dan wanita yang lebih baik. dan makin memuliakan
ALLAH.
Amin.
Tuhan Yesus memberkati
#Bible Messages
#BuildingABetterYou
#coloringmyworld
Note: jangan lupakan pembacaan Alkitab kita
hari ini:
2tawarikh 10-11
Mazmur 75
Yohanes 111-27
#LoveGod
#lovepeople
#lovethebible
#impactingmarketplace
No comments:
Post a Comment