Sunday, 9 June 2019

9 Juni 2019


LONELYLESS

Morning with Jesus.
Minggu 9 Juni 2019.
# I'M ALIVE
#LONELYLESS.

LONELY-LESS Part 2 – The Power of Together

Intro: Kesepian juga tidak pandang usia. Muda, lebih dewasa, lanjut usia, siapa saja bisa merasa kesepian.
Sehingga, melalui seri ini, kita akan dibantu dan diperlengkapi, saat kesepian datang, supaya kita tidak kecurian dan tetap bisa tegak menjalani kehidupan kita.

A. Human’s Basic Needs (KebuTuhan Dasar Manusia)
Ada beberapa penelitian tentang kebuTuhan mendasar manusia. Kita akan lihat 2 di antaranya.

(1) Maslow’s Hierarchy of Needs
Dia mengungkapkan bahwa ada jenjang kebuTuhan manusia.
Dari yang paling mendasar di paling bawah (level 1), secara fisik (makanan, istirahat, dll),
Kemudian kita lihat ternyata di tengah2 nya, ada kebuTuhan “Belongingness and Love Needs”, yang mencakup persahabatan dan hubungan.
Sebelum manusia bisa mencapai sesuatu (level 4 – esteem needs), atau dia mencapai potensi penuh nya, manusia perlu HUBUNGAN.

(2) 6 Core Human Needs by Anthony Robbins
Salah satunya:
Kasih dan Hubungan (Connection) kebuTuhan berkomunikasi, diterima, merasa terhubungan dengan orang lain, dikasihi, dll

Ini sebenarnya bukan kejutan atau sesuatu yang baru. Karena, dari sejak awal Tuhan menciptakan manusia, Tuhan tidak menciptakan manusia sebagai makhluk sendirian.

Kejadian 2:18

Tuhan, designer hidup kita juga menciptakan kita “tidak baik sendirian”. Dari sono-nya kita diciptakan untuk tidak sendirian.
Dan ini bukan hanya bicara soal pasangan hidup saja. Tapi juga termasuk memiliki hubungan, connection, relationship, yang bermakna dengan orang di sekitar kita—termasuk keluarga, saudara, keluarga rohani, sahabat, teman, dst

KITA TIDAK DICIPTAKAN UNTUK HIDUP SENDIRIAN, JADI JANGAN JALANI HIDUP INI SENDIRIAN.

Pengkhotbah 4:7-8 (BIS)

#ThePowerofTogether1: HASIL YANG LEBIH BAIK
Pengkhotbah 4:9 (BIS)
Bayangkan, kalau seAndainya di tempat pekerjaan Anda, yang kerja hanya Anda 1 orang.
Bisakah? Bisa. Teratasi? Teratasi. TAPI, dalam jumlah yang itu-itu saja. Tidak bisa menjadi semakin luas.
Tapi saat ada banyak tangan yang bekerja, semakin banyak hal yang bisa dikerjakan, dalam waktu yang semakin efektif.

Dalam pemikiran yang berbeda2, pasti ada perselisihan. Tapi saat kita bisa menyikapi dengan baik, kita justru akan belajar semakin banyak. Bahwa ternyata cara kita bukan satu-satunya cara. Ada cara lain yang juga bisa, dan ternyata juga ada hasil yang baik.

#ThePowerofTogether2: PERTOLONGAN
Pengkhotbah 4:10 (BIS)
Ayat ini mungkin bicara soal jatuh secara fisik. Tapi selain itu, jatuh secara mental, secara spiritual, dan aspek lain dalam hidup kita. Sebagai manusia, kita tidak mungkin selalu berada dalam kondisi yang kuat dan prima setiap saat dalam hidup ini. Pasti ada momen-momen dimana kita bisa merasa lelah, discouraged (patah semangat), atau butuh support dan dorongan. Atau cara berpikir kita salah, kita tertipu trick iblis, dll dsebab. Di sinilah peranan komunitas, khususnya komsel sebagai keluarga rohani kita yang mendorong, mendoakan saat kita dalam masa sukar; dan bahkan juga menegur dan mengingatkan saat kita mulai melenceng supaya kita tidak jatuh.
Ayat ini bahkan bilang, kalau jatuh dan lagi sendirian, kita itu CELAKA!!

#ThePowerofTogether3: KEHANGATAN dan API
Pengkhotbah 4:11 (BIS)
Malam yang dingin ini alegori menggambarkan musim kehidupan. Kadang orang bisa kepahitan, marah, sakit hati, dendam, kecewa, merasa sendirian, tertolak, dst. Di momen seperti ini, tendensi pasti tidak ke arah yang baik. Kadang ada yang berdoa aja sudah malas, capek. Tapi kalau kita sendirian, dan diteruskan, ini destruktif dan menghancurkan hidup kita.

Saat Anda dingin, kadang tangan bisa sampai sakit. Tapi kemudian ada api di sebelah Anda – api itu menghangatkan Anda dan melumerkan rasa sakit itu tadi dengan kehangatannya. Kadang, saat hidup kita dingin, kita sakit hati, pahit, kecewa, marah… Tapi kemudian ada orang lain di sebelah kita – disadari atau tidak, kehangatan kasih orang tersebut melumerkan rasa sakit kita. Atau ada moment dimana orang lain sedang dalam keadaan dingin dan sakit. Keberadaan kita di sebelahnya melumerkan rasa sakit dengan kehangatan kasih yang kita berikan.

Roma 12:11
Satu api, tambah api yang lain, tambah api yang lain lagi, tambah api yang lain lagi… jadi nyala yang terang, menghangatkan.
Dan ingat? Anda adalah terang dunia!!! Menerangi dunia BERSAMA-SAMA, semakin efektif!
Dunia ini makin terang dengan kasih Yesus yang terpancar dari hidup kita, BERSAMA-SAMA!

#ThePowerofTogether4: SUPPORT SYSTEM
Pengkhotbah 4:12 (BIS)
Orang yang sendirian mudah dikalahkan. Ingat, iblis selalu cari mangsa – 1 Petrus 5:8 (BIS) Kalau Anda sendirian, pasti ketakutan dan jadi sasaran empuk banget. Kalau sendirian, sangat sulit mengalahkan serangan di depan kita.

Tapi, ok, kita punya kawan. Sesuatu lagi menyerang hidup Anda… Anda mau jatuh…
Tapi Anda tidak bisa jatuh jauh2, karena inilah THE POWER OF TOGETHER!
Anda tidak bisa jatuh terjerembap, karena ada yang megangin Anda – THE POWER OF TOGETHER!
Anda tidak akan jatuh terluka atau hancur, karena inilah THE POWER OF TOGETHER!
Saat Anda lemah, ada yang support hidup Anda, karena di situlah THE POWER OF TOGETHER!!!!!

KITA TIDAK DICIPTAKAN UNTUK HIDUP SENDIRIAN, JADI JANGAN JALANI HIDUP INI SENDIRIAN.

APA YANG BISA KITA LAKUKAN?
1. Terbuka untuk banyak orang, tapi bijak memilih beberapa yang berkualitas
Terbukalah untuk banyak orang. Tapi bijaklah memilih inner circle yang berkualitas. Pilihlah komunitas yang memastikan komunitas ini membangun Anda. Komunitas yang membangun tidak selalu sama dengan kita. Kadang kita butuh hal-hal yang men-challenge opini kita; men-challenge cara berpikir kita. Supaya kita semakin luas dan tidak cupet.
Amsal 27:17 ; Amsal 27:6.

Salah satu komunitas yang baik adalah KOMSEL di Alfa Omega Church ini. Alfa Omega Church adalah tempatnya orang yang tidak sempurna. Yang tidak sempurna, bertemu dengan yang tidak sempurna. Akan jadi apa?
Di komsel, bisakah ada perselisihan? Sangat bisa.
Bisakah ada tersinggung? Sangat bisa.
Bisakah ada beda pendapat? Sangat bisa.

Tapi justru di situlah keuntungan dan kekuatan kita. Kapasitas diri kita semakin di-stretch. Wawasan kita diperluas. Saat kita berjumpa dengan orang yang kebiasaan dan cara berpikirnya beda dengan kita, kita diingatkan bahwa ternyata ada berbagai macam cara menghadapi sesuatu.

2. BE someone
Di hari dan jaman yang semakin konsumeris ini, sadarilah bahwa bukan hanya kita yang punya kebuTuhan. Orang lain juga punya kebuTuhan. Seringkali, saat kita melakukan sesuatu, kita malah diisi, dibentuk, belajar, dan menerima sesuatu.

Orang sering berkata “People don’t care how much you know, until they know how much you care”.
Orang tidak peduli seberapa banyak kita tau, sampai mereka tau seberapa banyak kita peduli.

Kita tidak harus jadi orang super hebat untuk semua orang. Tapi kita bisa membuat perbedaan untuk satu orang, demi satu orang, demi satu orang.

KITA TIDAK DICIPTAKAN UNTUK HIDUP SENDIRIAN, JADI JANGAN JALANI HIDUP INI SENDIRIAN.
Amin.

Tuhan Yesus memberkati

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#lonely less series

Note: jangan lupakan pembacaan Alkitab kita hari ini:
Kitab 1Samuel 26
Mazmur 69
Roma 14

#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#impacting marketplace
#happysunday
#happyservinggod

Noted: bahan warta komsel 9 Juni 2019.
# church4sinners

No comments:

Post a Comment