WILD
CHRISTMAS
Morning with Jesus
Minggu, 23 Desember 2018
#WildChristmaspart4
#WildObedience.
INTRO:
Setiap orang punya rencana dalam hidup.
BODY:
Yusuf punya rencana: dia planning hidupnya, tunangan, berencana untuk menikah. Tapi di tengah-tengah rencananya, Tuhan intervensi:
- Tunangannya hamil. Dia pertama tidak percaya,
- Thanks God malaikat muncul di Matius 1:20 - 21
Moment malaikat ini sebagai moment “CRRRIIIING moment”
TASK = TRUST.
A task is given to the trusted person only. Apalagi kalau sebuah tugas yang berat dan unik. Nah kalau sampai Tuhan kasih kita tugas, berarti Tuhan mempercayakan sesuatu kepada kita. Pertanyaannya siapakah kita ini? Tuhan mau percaya kita sesuatu? Kita bukan orang yang hebat, tapi orang-orang yang favored (dispesialkan).
TASK = TRUST
TRUST = HONORED and FAVOURED.Diberi tugas, berarti diberi kepercayaan, diberi kepercayaan berarti dihargai dan diistimewakan.
Oleh karena itu di cerita ketika Maria dijumpai Malaikat, dikatakan: “Hey, you are highly favored!” Orang yang di hargai itu di percaya, dipercaya, diberi tugas.
Minggu, 23 Desember 2018
#WildChristmaspart4
#WildObedience.
INTRO:
Setiap orang punya rencana dalam hidup.
BODY:
Yusuf punya rencana: dia planning hidupnya, tunangan, berencana untuk menikah. Tapi di tengah-tengah rencananya, Tuhan intervensi:
- Tunangannya hamil. Dia pertama tidak percaya,
- Thanks God malaikat muncul di Matius 1:20 - 21
Moment malaikat ini sebagai moment “CRRRIIIING moment”
TASK = TRUST.
A task is given to the trusted person only. Apalagi kalau sebuah tugas yang berat dan unik. Nah kalau sampai Tuhan kasih kita tugas, berarti Tuhan mempercayakan sesuatu kepada kita. Pertanyaannya siapakah kita ini? Tuhan mau percaya kita sesuatu? Kita bukan orang yang hebat, tapi orang-orang yang favored (dispesialkan).
TASK = TRUST
TRUST = HONORED and FAVOURED.Diberi tugas, berarti diberi kepercayaan, diberi kepercayaan berarti dihargai dan diistimewakan.
Oleh karena itu di cerita ketika Maria dijumpai Malaikat, dikatakan: “Hey, you are highly favored!” Orang yang di hargai itu di percaya, dipercaya, diberi tugas.
- Tugas-kepercayaan-penghargaan ini sama Tuhan tidak diberikan hanya kepada orang-orang yang suci, ternyata banyak sekali di Alkitab, Tuhan berikan tugas-Nya kepada orang - orang yang menurut manusia tidak benar:
- Rahab, pelacur, diberi tugas untuk menyelamatkan pengintai, kenapa? Karena Tuhan favor orang seperti Rahab sekalipun.
- Yusuf di sebut sebagai anak Daud waktu malaikat menjumpai dia. Bukan karena langsung anak Daud, tapi keturunan Daud.
Cerita
seperti ini bisa terus berlanjut, karena begitu banyak di Alkitab Tuhan memberi
tugas kepada orang – orang yang tidak sempurna. Dia mau percaya siapa saja.
Anda yang merasa dosa Anda banyak, Tuhan bisa berbisik untuk sebuah tugas –
tugas khusus dari Tuhan. Bentuk malaikat bicara jaman now.
Kalau
kita dapat penglihatan dari malaikat, kita lihat momen malaikat muncul hari-hari ini dalam hidup orang normal sehari-hari. Tapi tidak jarang Tuhan
membisikkan perintah-Nya untuk kita lakukan, baik lewat khotbah di gereja,
pembacaan Alkitab, atau pun suara yang Dia bisikkan langsung ke kita, atau
lewat orang lain. Pertanyaannya adalah bagaimana respons kita terhadap apa yang
Tuhan bicarakan ini?
Baca: Matius 1:24-25
Yusuf
memilih taat, Meskipun pasti teman-temannya dan juga mungkin keluarganya juga
tidak percaya dan tidak mens-support, tapi Yusuf memilih untuk menaati apa yang
Tuhan bicarakan lewat malaikat-Nya.
Tahukah Anda, sering kali ada pesan-pesan Tuhan dalam hidup kita untuk melakukan hal-hal yang mungkin Anda pikir, (entah itu melayani, memberi perpuluhan, baca
Alkitab, doa, pelayanan jadi koordinator/kadep).
TASK
= TRUST, TRUST = HONORED AND FAVOURED.
Jadi
kalau ada pesan Tuhan yang berbisik kepada Anda untuk melakukan sesuatu yang
lebih dari orang lain, itu karena Tuhan menghargai Anda, Anda special
(favored) dimata Tuhan. Kadang diperlukan keputusan kita pribadi sendiri untuk
melangkah ke langkah yang benar meskipun menurut orang di sekitar kita belum
tentu benar dan men-support kita. Taat adalah ketika kita tau apa yang benar dan
dunia kita belum tentu men-support kita, tetapi kita memilih untuk menaati hal
tersebut.
Lukas
11:28
Akan
tetapi, Yesus berkata, "Berbahagialah orang-orang yang mendengarkan firman
Allah dan menaatinya." Tapi ketika Yusuf taat
terhadap challenge Tuhan ini ada hal - hal yang unik yang dapat kita pelajari.
Karena sering kali kita juga mau taat sama Tuhan kalau semuanya baik, tapi
bagaimana kalau ada hal-hal yang di luar rencana kita yang Tuhan minta, lalu
kemudian Tuhan tidak kerjakan semulus yang kita mau?
Ada beberapa hal yang kita perlu pelajari:
1. Taat ketika meskipun menyakitkan
Mudah untuk taat ketika semua baik-baik saja. Tapi taat ketika situasi
menyakitkan di situlah ketaatan kita diuji. Ada momentdalam hidup ini kita
perlu taat meskipun menyakitkan. Taat jadi lebih berkelas ketika meskipun tidak
sesuai yang kita harapkan tetapi taat.
2. Taat meskipun ketika menghadapi ketakutan
Waktu Yesus mau lahir, keadaan kota itu semakin kacau, sensus, lalu bayi-bayi dibunuh. Sesuatu yang menyeramkan. Ketika Yusuf harus membawa bayi Yesus
lari keluar kota, dikejar-kejar, sesuatu yang harusnya hal-hal jadi lebih
mudah, tapi kenapa jadi lebih susah? Kita sering kali tidak mengerti, tapi itu
yang harus terjadi.
3. Taat dan percaya
Terhadap apa pun yang Tuhan perintahkan kepada kita, kalau kita taat,
meskipun kita melewati masa-masa yang tidak mengenakkan, Tuhan akan memberi
konfirmasi.
CONCLUSION:
Saat kita taat sama Tuhan, selalu ingat, Tuhan tidak pernah memikirkan untuk menghancurkan hidup kita. Dia selalu punya rencana untuk membawa kita untuk perkara-perkara besar. Jadi waktu Tuhan mempercayakan hal untuk kita kerjakan, ingatlah bukan untuk merugikan kita, tapi untuk membawa kita kepada kemuliaannya yang hebat. Amin.
Tuhan Yesus memberkati.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WildChristmasSeries
Note:
Jangan
lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Yohanes
20
#LodveGod
#LovePeople
#lovethebible
#I'mFavored
#HappySunday
#HappyservingGod
Noted: bahan warta komsel 23 Des 2018.
No comments:
Post a Comment