Friday, 14 December 2018

14 Desember 2018

WILD CHRISTMAS

Morning With Jesus.
Jumat, 14 Desember 2018.
#wildchristmasPart2
#I'MstillFavored.

Lukas 1:26-38
Peristiwa yang dilukiskan dalam ayat 26-38 ini, terjadi dalam “bulan keenam” itu setelah apa yang diceritakan dalam Lukas 1: 5-25. Dalam kedua cerita ini ada beberapa persamaan; tentang utusan Allah yaitu Malaikat Gabriel, Elisabet mandul dan akhirnya mengandung = bahwa Maria perawan dan akhirnya mengandung, Zakaria dan Maria sama-sama menerima Sapaan Gabriel; "Jangan takut" dan sebagainya. Kedua peristiwa ini menekankan bahwa Tuhanlah yang bertindak dan berbicara. Saat malaikat mengatakan "Jangan takut".  Kata ini juga pernah ditujukannya bagi Zakharia, tapi ditambahkan, sebab doamu sudah dikabulkan (Luk 1:13).

Salam kepada Maria berjudul, "Sebab engkau beroleh kasih karunia Allah/anugerah Allah." Gabriel mengajar Maria agar lebih berani. Dengan demikian Maria akan menemukan anugerah "yang ada pada Allah", yaitu pemberian yang menyebut Allah sendiri, yang menjadi kesayangan-Nya sendiri. Bagi Maria ucapan yang mempersiapkannya untuk berita yang mungkin saja menakutkan jika implikasinya disadari (hamil sebelum menikah; tanggung jawab mengasuh Mesias).

Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan, jadilah dia menurut perkataanmu itu”. Ucapan Maria ini sungguh sangat luar biasa; berserah atas "pesan khusus" sekaligus penyerahan diri atas penunjukan Allah sebagai alatnya. Apakah Maria mewujudkan risiko atas ucapannya ini? Maria pasti akan sadar akan hal ini, Maria berani mengambil risiko karena dia sadar bahwa ia mendapat kasih karunia dari Allah. Malaikat menyebut dia sebagai “yang dikaruniai” Allah” (ay.28). Maria sadar bahwa kasih karunia Allah akan memampukan dia untuk hidup di dalam ketekunan dan Roh Kudus akan memampukan (ay.35).

Kita juga harus sadar bahwa Allah memberikan bagi semua kita adalah anugerah/kasih karunia dan Allah berkehendak kita untuk membebaskan diri kita akan banyak tantangan yang akan kita hadapi. Kita harus memahami bahwa Tuhanlah yang memberikan pelayanan atau tanggung jawab kepada kita. Tuhanlah yang akan menyatakan kekuasaan-Nya, kita bisa melakukan pelayanan atau tugas dari Tuhan yang kita terima. Ketika Tuhan memberi tugas atau pelayanan, kita harus memahami bahwa kita dapat dengan mudah diberi kasih karunia, kita sangat dispesialkan dan sangat disayang oleh Tuhan.
Amin.

Ketika kita diberi pelayanan atau tugas oleh Tuhan melalui malaikat atau siapa pun hamba-Nya, kita harus menerimanya dengan gembira dengan tanggung jawab penuh dan penuh penyerahan diri. Karena walau ada tantangan tapi ada masalah dan berkat yang luar biasa dari Tuhan. Bagi Tuhan tidak ada yang menuntut, apa yang akan Tuhan lakukan bagi kita, lebih dari hal yang kita mampu untuk menemukan dan semuanya yang akan Tuhan lakukan itu demi kebaikan bagi kita dan juga bagi sesama.

Kiranya di Natal tahun ini, kita bisa merasakan sukacita Natal yang sejati, kita adalah orang-orang yang dispesialkan oleh Tuhan, kita sangat dikasihi-Nya, dicintai-Nya,
I'M still FAVORED, I'M LOVED.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WildChristmasSeries

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Mazmur 119: 81-176
Ibrani 13


#LodveGod
#LovePeople
#lovethebibe
#I'mFavored

No comments:

Post a Comment