Monday, 17 September 2018

17 September 2018

FISHING SERIES







Hari: Senin, 17 Sept 2018
#Fishing2018Part1
#WHYFOLLOW


Sebuah pertanyaan yang ingin kita bahas hari ini, yang akan semakin membantu kita semua paham: 
- Mengapa Anda jadi Kristen (selama mungkin 20 tahun lebih, mungkin 50 tahun lebih, mungkin 5 tahun)?
- Untuk Anda yang baru, atau yang lagi mencoba mengapa sih teman-teman Anda itu suka mengajak Anda datang ke gereja?

Untuk kita yang sudah Kristen, ini adalah sesuatu yang harus kita lakukan. Untuk Anda yang bukan Kristen, Anda akan paham kenapa sih teman Anda itu suka mengajak Anda. Dan mungkin ini akan semakin meneguhkan hati Anda. 

Baca Markus 1:16-17.
Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka: Mari ikutlah Aku dan kamu akan kujadikan penjala manusia.’”

Kita berpikir mungkin jika ikut Yesus itu:
- supaya lebih rohani, supaya lebih taat, supaya lebih khusyuk, supaya lebih religious, supaya rajin ibadah… Atau supaya diberkati, supaya lebih kaya, supaya lebih memancarkan kemuliaan Tuhan… 

Tapi Yesus dari sejak awal. berkata: 
“Ikutlah Aku dan kamu akan kujadikan PENJALA MANUSIA.”
Sebenarnya masuk akal kalau Yesus menggunakan metaphor/kalimat ini “PENJALA MANUSIA”.
PENJALA MANUSIA artinya:
Menjembatani orang lain kenal Yesus melalui sharing kepada orang lain tentang Yesus.

Ada beberapa perasaan umum yang biasanya untu kita  beralasan:
(1) Canggung/Awkward
(2) Tidak punya kemampuan/Inadequate 
(3) Merasa bersalah/Guilty 

Sejak awal mereka diberitau “Ikutlah Aku dan kamu akan kujadikan PENJALA MANUSIA.”
Ceritanya dimulai dari Kisah Para Rasul 3. Petrus dan Yohanes sedang dalam perjalanan ke Bait Allah, sekitar jam 3 sore.Di perjalanan, ada seorang pria, lumpuh sejak lahir, mengemis di sana, karena dia tidak bisa kerja. 

Baca Kisah Para Rasul 3:4-9.
Coba kita lihat bagaimana proses ini semua terjadi. 
Dimulai dengan sebuah TATAPAN/pandangan. 

Di hari itu ada yang berbeda. Cara Petrus dan Yohanes MELIHAT orang itu, beda. Mereka tidak lagi meremehkan. Hari itu mereka melihat melampaui keadaan fisik orang itu. Mereka melihat kebutuhan yang orang lumpuh itu rasakan; Mereka memikirkan kehidupannya, kondisinya.

Karena apa? Mereka sudah liat Yesus. Mereka tahu bahwa mereka adalah PENJALA MANUSIA, yang artinya: menjembatani orang lain kenal Yesus melalui sharing kepada orang lain tentang Yesus. Kemudian, seperti Yesus…mereka berbelas kasihan.

Seringkali, kita dalam hidup sehari-hari kita sibuk sekali dengan kegiatan dan aktivitas dan kepentingan kita. Lihat orang atau teman-teman di sekitar kita, ya biasa aja mereka, dengan keadaan mereka yang begitu saja.

Tapi bolehkah kita belajar untuk mulai MELIHAT sekeliling kita dengan cara pandang yang berbeda. Lebih lagi, dengan CARA PANDANG Yesus. Melihat kebutuhan yang orang rasakan. Lebih dari sekedar fisik atau tampak luar. Apa yang hati mereka perlu. 

Sebuah pepatah berkata: 
“People don’t care how much you know, until they know how much you care”.
Orang tidak peduli seberapa banyak pengetahuan kita, sampai mereka tahu seberapa banyak kita peduli.

Baca: Kisah Para Rasul 3:6
Awalnya memang dari perubahan CARA PANDANG, dengan BELAS KASIHAN/COMPASSION. Berikutnya, tidak hanya kasihan, tapi ada sebuah tindakan aktif.

Petrus bilang “Yang aku punya aku berikan kepadamu”.
Sehingga pertanyaannya: Apa yang kita PUNYA? Mungkin itu:
- Cerita/pengalaman, skill, barang/materi 
- DOA, cara hidup 

Kita sering mengira bahwa menceritakan tentang Yesus itu harus pandai berdebat dan tahu banyak. Bukan. Menceritakan tentang Yesus bukan masalah debat, ideology. Tapi tentang TINDAKAN KASIH yang NYATA, MENJADI YESUS di dunia ini…

Yesus bilang: “Ikutlah Aku dan kamu akan kujadikan PENJALA MANUSIA.” Berarti: MENGIKUT artinya MENJALA. Kalau kita tidak menjala, berarti ada kemungkinan kita sedang tidak mengikut.

Baca: Roma 10:13-14
MENGIKUT artinya MENJALA
Kalau kita tidak menjala, berarti ada kemungkinan kita sedang tidak mengikut.

WHAT TO DO? Apa yang harus kita lakukan?
1. INVEST
Coba kita bayangkan, kalau ada orang yang kita nggak kenal, tiba-tiba datang ke kita, dan memberitahu kita cara kita harus hidup; harusnya gini, harusnya gitu; nggak boleh gini, nggak boleh gitu… Kira-kira akan kita dengarkan? Of course NOT! Tentu TIDAK. 
Sama halnya dengan saat mau share sama orang tentang Yesus, dan mengajak mereka ke gereja. Pastikan kita sudah invest sesuatu kepada mereka. Pastikan kita sudah invest relationship sama mereka. 

Invest apa? Apa yang kita PUNYA! Mungkin invest hubungan, waktu, kadang materi, skill (membantu mereka), doa, dan lain sebagainya. 

Pertama kali ketemu orang, JANGAN ajak mereka ke gereja atau ngomong tentang Yesus. Tapi JADILAH Yesus buat mereka terlebih dahulu. Dengan cara? Praktekkan TINDAKAN NYATA kasih dulu. Be genuine to them. Jadilah pribadi dan kawan yang tulus buat mereka. Invest dalam hubungan kepada mereka dulu. 

2. INVITE (Mengajak) 
Banyak orang lama berteman, tapi ngga pernah INVITE temannya untuk kenal Yesus. MENGIKUT artinya MENJALA. Kalau kita tidak menjala, berarti ada kemungkinan kita sedang tidak mengikut. Ambil langkah untuk ngomong.

Tuhan memberkati!


#BibleMessages
#BuildingABetterYou

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini: 
Yehezkiel 42-44
Lukas 14

#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored

(Diambil dari Warta Komsel 16 September 2018)
#Churchforsinners

No comments:

Post a Comment