Saturday, 1 September 2012

1 September 2012



01 September
Sudahkah kita menjadi GARAM atau rasa yang “enak” atau memberi dampak positif bagi orang-orang di sekitar kita? Matius 5:13, “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.” Ketika Tuhan menebus hidup kita, DIA rindu agar kehidupan kita mengeluarkan rasa yang berbeda, rasa yang membangun, memotivasi, dan memberkati sesama kita! Jadilah pembawa rasa atau garam bagi sekitar kita!

Respon
Baik Ibu, terima kasih banyak! Untuk itu saya senantiasa bersyukur untuk rencana Tuhan di dalam hidup saya maupun setiap kita orang percaya Ibu, yaitu untuk menjadi garam dan terang bagi dunia, yang berarti menjadi saksi bagi orang-orang di sekitar kita. Dan kiranya kasih setia Tuhan mendatangi kita semua pada siang hari ini Ibu, supaya Terang kemuliaan Tuhan dapat memancar dan menembus ke dalam segala arah melalui diri kita, sehingga di manapun kaki ini melangkah hadirat Tuhan akan nampak dan terbawa melalui setiap kita agar menjadi saksi sampai Tuhan Yesus datang kembali! Sekali lagi terima kasih Ibu, Tuhan memberkati, amin.

No comments:

Post a Comment