Wednesday, 28 November 2012

28 November 2012



28 Nopember
BELAJAR adalah pembelajaran seumur hidup! Kehausan kita akan pengetahuan lebih dari sekedar suatu rasa keingintahuan intelektual ataupun hiburan! Rasa dahaga atau kehausan kita untuk belajar itulah yang akan menggerakkan kita untuk semakin mengenal DIA & kuasa kebangkitanNya. Filipi 3:10, “Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya.” Semakin bertumbuh dan semakin dekat denganNya adalah pembelajaran seumur hidup yang dapat kita miliki.

Respon 1
Puji Tuhan.. Firman Tuhan pagi ini menegur saya secara pribadi. Daniel itu orang yang sangat dekat dengan Tuhan, hubungannya dengan Tuhan sangat intim, dia adalah pelaku firman yang luar biasa sampai Tuhan berkenan padanya dan memberikan hikmat yang luar biasa buat dia. Tapi apa yang harus dihadapinya? Dia harus mengalami tekanan, masalah hidup yang luar biasa yang mengancam keselamatan hidupnya. Tapi dia tetap cinta Tuhan, dia tidak kecewa sama Tuhan, dia tetap percaya pertolongan Tuhan. Berarti orang percaya yang hidupnya dekat dengan Tuhan, sudah dipakai Tuhan juga bisa mendapat ujian, tekanan, masalah yang terasa sangat berat. Daniel mengajari kita untuk tetap percaya dan berharap pada Tuhan. Percaya pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat, selalu tepat pada waktunya. Meskipun saat ini rasanya Tuhan diam tak menjawab doa kita, tapi tetaplah percaya bahwa DIA akan menolong kita. Amin. Sedikit kesaksian: akhir-akhir ini rasanya saya mengalami krisis kepercayaan pada Tuhan. Rasanya masalah yang datang kok satu baru selesai baru bisa sedikit bernapas masalah yang lain rombongan datang lagi. Itu terus terjadi di hidup saya, sampai beberapa hari ini saya bertanya pada Tuhan kenapa ya Tuhan kok orang hidupnya sembarangan, tidak taat firman Tuhan, hidupnya enak tapi kami yang terus berusaha ikut Tuhan dan berusaha untuk taat dan jadi pelaku firman kok hidup kami seperti ini terus. Rasanya saya lelah ikut Tuhan dan sempat merasa kecewa sama Tuhan. Semua rasanya mengecewakan, rasanya hidup saya hampa, kosong hilang pengharapan. Sungguh ini saya rasakan. Saya malas berdoa, malas baca firman. Saya rasanya jauh dari Tuhan meskipun kelihatannya saya masih tetap semangat melayani Tuhan tapi jiwa saya kosong saat ini. Saya merasa tekanan hidup saya berat, saya tidak bisa melihat kebaikan Tuhan. Ini benar-benar saya rasakan. Tapi puji Tuhan Firman Tuhan pagi ini sangat sangat sangat menegur saya. Doakan saya ya Cik, saya ingin kembali rajin berdoa, rajin membaca firman, kembali percaya bahwa Tuhan selalu baik. Keadaan ini sudah berlangsung sekitar 3 bulan terakhir ini. Saya tidak pernah berdoa.

Respon 2
Benar Bu dan terima kasih, seperti Daniel, Sadrak, Mesakh, dan Abednego yang belajar seumur hidup mereka sehingga mereka mengerti apa yang tidak ada dalam pikiran manusia yang belum dilontarkan keluar dalam bentuk kata-kata semuanya adalah milik ALLAH SEMESTA LANGIT dan mereka tahu ke mana mereka harus menunjuk untuk mencari jawaban, itulah sebabnya masalah yang paling berat sekalipun dapat mereka selesaikan. Gbu too.

No comments:

Post a Comment