28 Nopember
BELAJAR
adalah pembelajaran seumur hidup! Kehausan kita akan pengetahuan lebih dari
sekedar suatu rasa keingintahuan intelektual ataupun hiburan! Rasa dahaga atau
kehausan kita untuk belajar itulah yang akan menggerakkan kita untuk semakin
mengenal DIA & kuasa kebangkitanNya. Filipi 3:10, “Yang kukehendaki
ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam
penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya.”
Semakin bertumbuh dan semakin dekat denganNya adalah pembelajaran seumur hidup
yang dapat kita miliki.
Respon
1
Puji
Tuhan.. Firman Tuhan pagi ini menegur saya secara pribadi. Daniel itu orang
yang sangat dekat dengan Tuhan, hubungannya dengan Tuhan sangat intim, dia
adalah pelaku firman yang luar biasa sampai Tuhan berkenan padanya dan
memberikan hikmat yang luar biasa buat dia. Tapi apa yang harus dihadapinya?
Dia harus mengalami tekanan, masalah hidup yang luar biasa yang mengancam
keselamatan hidupnya. Tapi dia tetap cinta Tuhan, dia tidak kecewa sama Tuhan,
dia tetap percaya pertolongan Tuhan. Berarti orang percaya yang hidupnya dekat
dengan Tuhan, sudah dipakai Tuhan juga bisa mendapat ujian, tekanan, masalah
yang terasa sangat berat. Daniel mengajari kita untuk tetap percaya dan
berharap pada Tuhan. Percaya pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat, selalu
tepat pada waktunya. Meskipun saat ini rasanya Tuhan diam tak menjawab doa
kita, tapi tetaplah percaya bahwa DIA akan menolong kita. Amin. Sedikit
kesaksian: akhir-akhir ini rasanya saya mengalami krisis kepercayaan pada
Tuhan. Rasanya masalah yang datang kok satu baru selesai baru bisa sedikit
bernapas masalah yang lain rombongan datang lagi. Itu terus terjadi di hidup
saya, sampai beberapa hari ini saya bertanya pada Tuhan kenapa ya Tuhan kok
orang hidupnya sembarangan, tidak taat firman Tuhan, hidupnya enak tapi kami
yang terus berusaha ikut Tuhan dan berusaha untuk taat dan jadi pelaku firman
kok hidup kami seperti ini terus. Rasanya saya lelah ikut Tuhan dan sempat
merasa kecewa sama Tuhan. Semua rasanya mengecewakan, rasanya hidup saya hampa,
kosong hilang pengharapan. Sungguh ini saya rasakan. Saya malas berdoa, malas
baca firman. Saya rasanya jauh dari Tuhan meskipun kelihatannya saya masih
tetap semangat melayani Tuhan tapi jiwa saya kosong saat ini. Saya merasa
tekanan hidup saya berat, saya tidak bisa melihat kebaikan Tuhan. Ini
benar-benar saya rasakan. Tapi puji Tuhan Firman Tuhan pagi ini sangat sangat
sangat menegur saya. Doakan saya ya Cik, saya ingin kembali rajin berdoa, rajin
membaca firman, kembali percaya bahwa Tuhan selalu baik. Keadaan ini sudah
berlangsung sekitar 3 bulan terakhir ini. Saya tidak pernah berdoa.
Respon
2
Benar
Bu dan terima kasih, seperti Daniel, Sadrak, Mesakh, dan Abednego yang belajar
seumur hidup mereka sehingga mereka mengerti apa yang tidak ada dalam pikiran
manusia yang belum dilontarkan keluar dalam bentuk kata-kata semuanya adalah
milik ALLAH SEMESTA LANGIT dan mereka tahu ke mana mereka harus menunjuk untuk
mencari jawaban, itulah sebabnya masalah yang paling berat sekalipun dapat
mereka selesaikan. Gbu too.
No comments:
Post a Comment